Pembelian Rumah Kian Didominasi Usia Produktif, Akses Digital Jadi Kunci
penggunaan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) oleh kelompok usia 20 hingga 40 tahun.--chatgpt image
PALTV.CO.ID,- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengungkapkan bahwa pembeli rumah di Indonesia saat ini didominasi oleh masyarakat usia produktif.
Kondisi ini tercermin dari tingginya penggunaan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) oleh kelompok usia 20 hingga 40 tahun.
Dalam rapat kerja dengan DPR RI di Jakarta, manajemen BTN menyampaikan bahwa sekitar 85 persen pembeli rumah yang menggunakan fasilitas KPR berasal dari kelompok usia tersebut.
Tren ini menunjukkan perubahan signifikan dalam struktur permintaan perumahan nasional, sekaligus menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat usia produktif terhadap kepemilikan rumah.
BTN menilai perubahan profil pembeli tersebut mendorong penyesuaian strategi bisnis, khususnya dalam penguatan layanan berbasis digital.
Pengembangan transaksi dan layanan perbankan digital dinilai semakin relevan seiring dengan karakter nasabah yang terbiasa menggunakan teknologi dalam aktivitas keuangan sehari-hari.
BACA JUGA:Tesla Kehilangan Mahkota, BYD Resmi Jadi Raja Baru Mobil Listrik Dunia
BACA JUGA:Pemprov Sumsel siapkan kuota 2.912 tiket kereta gratis pada mudik lebaran 2026, Ini Syaratnya!!
Penguatan layanan digital diharapkan mampu mempercepat proses pengajuan KPR, meningkatkan efisiensi transaksi, serta memberikan pengalaman layanan yang lebih praktis bagi nasabah.
BTN juga melihat digitalisasi sebagai langkah strategis untuk menjaga daya saing di tengah perubahan perilaku konsumen.
Dari sisi internal, fokus terhadap kelompok usia produktif juga tercermin dari komposisi sumber daya manusia BTN.

meningkatnya kesadaran masyarakat usia produktif terhadap kepemilikan rumah.--Freepik.com
Sekitar 80 persen pegawai BTN saat ini berasal dari kelompok usia tersebut, dengan proporsi pegawai pria dan wanita yang relatif seimbang.
Kondisi ini dinilai mendukung proses transformasi perusahaan, terutama dalam adopsi teknologi dan inovasi layanan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber
