Perang Tarif AS–Eropa Meledak! Emas Cetak Rekor Fantastis, Bitcoin Justru Terguncang

Kamis 22-01-2026,14:17 WIB
Reporter : Diana
Editor : Hanida Syafrina

BACA JUGA:Bergaya Vespa Klasik, Desain 60-an, Royal Alloy GPS 245 Special Resmi Dirilis

Ketika ketegangan geopolitik meningkat, investor global kembali melakukan refleks klasik: lari ke aset aman. Emas menjadi tujuan utama.

Harga emas melonjak tajam hingga menyentuh sekitar US$4.690 per ons troi, mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Lonjakan ini mempertegas posisi emas sebagai aset lindung nilai paling dipercaya saat risiko ekonomi dan politik meningkat.

Tidak hanya emas, harga perak juga ikut terangkat, menembus level di atas US$94 per ons.

Sementara itu, pasar saham global justru dibuka melemah, mencerminkan kekhawatiran bahwa konflik dagang AS–Eropa bisa menekan pertumbuhan ekonomi dan mengganggu rantai perdagangan dunia.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa, di saat krisis, investor masih memprioritaskan stabilitas dibanding potensi imbal hasil tinggi.

BACA JUGA:Bergaya Vespa Klasik, Desain 60-an, Royal Alloy GPS 245 Special Resmi Dirilis

BACA JUGA:Dari UMKM hingga Fintech, Ekonomi Digital Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Bitcoin Tertekan, Likuidasi Besar Tak Terhindarkan

Berbeda dengan emas, Bitcoin justru menunjukkan wajah yang lebih rapuh. Di tengah meningkatnya ketidakpastian global, BTC bergerak searah dengan aset berisiko.


pasar masih memperlakukan emas dan Bitcoin dengan cara yang sangat berbeda.--Chat GPT image

Harga Bitcoin sempat turun sekitar 3%, dari area US$95.000 ke kisaran US$92.000, sebelum mencoba stabil di sekitar US$92.600. Penurunan ini langsung memicu likuidasi besar-besaran di pasar derivatif kripto.

Total likuidasi tercatat mencapai sekitar US$864 juta, dengan posisi long mendominasi lebih dari US$780 juta. Mayoritas likuidasi terjadi dalam waktu singkat, menandakan tingginya tekanan leverage di pasar.

Tak hanya Bitcoin, altcoin utama seperti Ethereum (ETH), BNB, XRP, dan Solana (SOL) juga ikut terkoreksi. Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan turun sekitar 2,8%, menyusut ke level US$3,22 triliun.

BACA JUGA:Kejari Padang Lawas Tetapkan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana Sawit Rakyat

Kategori :