Selain pekerjaan formal, ekonomi berbasis platform turut mendorong tumbuhnya gig economy, seperti pengemudi transportasi daring, kreator konten, dan pekerja lepas digital.
Kondisi ini membantu mengurangi pengangguran sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Dari sisi produktivitas nasional, adopsi teknologi digital memungkinkan proses bisnis berjalan lebih efisien.
Penggunaan sistem manajemen berbasis digital, analisis data, dan otomatisasi produksi membantu perusahaan menekan biaya dan meningkatkan kualitas layanan.
Efisiensi ini berdampak pada peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar global, sekaligus memperkuat posisi ekonomi nasional.
Pemanfaatan teknologi digital di berbagai sektor mendorong peningkaproduktivitas, --freepik.com
Meski demikian, pengembangan ekonomi digital masih menghadapi sejumlah tantangan.
BACA JUGA:Lebih dari Sekadar Perhiasan, Inilah Makna Emas dalam Ikatan Cinta
BACA JUGA:HP Tahan Banting Baterai Badak Harga Tiga Jutaan
Kesenjangan infrastruktur digital antarwilayah, rendahnya literasi digital di sebagian masyarakat, serta isu keamanan siber menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Pemerintah terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur telekomunikasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menyusun regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ke depan, ekonomi digital diyakini akan terus menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesi
Dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, transformasi digital diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, berdaya saing, dan merata di seluruh wilayah Indonesia.