Kehadiran aroma ikan yang gurih dengan sensasi gorengan yang renyah membuat Model Goreng cepat menjadi favorit banyak orang.
Inovasi ini membuktikan bahwa kuliner tradisional dapat berkembang mengikuti zaman tanpa menghilangkan identitas aslinya.
Meskipun digoreng, Model Goreng tetap dinikmati dengan kuah kaldu udang yang menjadi bagian penting dari cita rasa Model.
Kuah ini biasanya dibuat dari rebusan kepala udang atau ebi yang menghasilkan aroma laut yang kuat. Tambahan bawang putih, lada, jamur kuping, dan bunga sedap malam memberikan kedalaman rasa yang gurih dan harum.
Varian ini menawarkan perpaduan rasa tradisional dengan sensasi renyah --ig@pmepksinho15ilir
Ketika kuah panas disiramkan ke potongan Model Goreng, aroma ikan dan udang berpadu menjadi satu kesatuan yang sangat menggugah selera.
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Siapkan Sumatera Selatan Menuju Provinsi Health Tourism 2026
BACA JUGA:Suzuki Satria F150 2026: Penyegaran Ringan, Fitur Baru, dan Harga Lebih Tinggi
Hidangan ini semakin sempurna dengan kehadulan sohun yang lembut, irisan mentimun yang segar, daun seledri cincang, dan taburan bawang goreng yang harum.
Semua pelengkap ini memberi keseimbangan rasa antara gurih, segar, dan renyah. Satu mangkuk Model Goreng kuah udang menawarkan pengalaman makan yang lengkap dan memanjakan lidah.
Untuk membuat adonan Model digunakan ikan giling, tepung sagu, garam, gula, lada, telur, air es, dan tahu sebagai isian. Semua bahan dicampur hingga membentuk adonan lembut lalu diisi tahu dan direbus hingga matang sebelum digoreng.
Kuahnya dibuat dari rebusan kepala udang yang disaring lalu dimasak kembali dengan bawang putih, lada, garam, gula, jamur kuping, dan bunga sedap malam.
Setelah semua komponen siap, Model Goreng dipotong, disusun dalam mangkuk bersama sohun dan pelengkap, lalu disiram kuah panas dan siap dinikmati.