Heboh di Luar Negeri? Mobil Listrik Karya Anak Bangsa Resmi Go Internasional!

Kamis 14-08-2025,16:18 WIB
Reporter : Dodi
Editor : Hanida Syafrina


Di GIIAS 2025 TMI memamerkan purwarupa I2C dalam bentuk model skala penuh (1:1).--youtube@autodp

Budi Wuraskito, penasihat desain TMI, menjelaskan bahwa tahap awal dilakukan dengan menggambar desain di atas kertas secara manual—metode sederhana namun sarat makna.

Setelah desain awal selesai, TMI bekerja sama dengan perusahaan desain otomotif kelas dunia asal Italia, Italdesign, untuk memastikan hasil akhir memenuhi standar internasional tanpa menghilangkan sentuhan identitas nasional.

Desain yang Kental dengan Nuansa Indonesia

BACA JUGA:ChatGPT 4o Perlu Diwaspadai Menyangkut Keterikatan Emosi dan Kerahasiaan Pengguna

BACA JUGA:Tangis Haru Iringi 433 Jemaah Holiday Angkasa Wisata Saat Berziarah ke Makam Rasulullah

I2C mengusung elemen visual khas Indonesia. Burung Garuda dijadikan inspirasi utama, sementara motif batik diintegrasikan secara modern pada bodi mobil.

Budi menilai perpaduan ini bukan hanya memperkuat identitas nasional, tetapi juga menghadirkan estetika unik yang membuatnya berbeda dari mobil listrik lainnya di pasar global.

Target Produksi dan Harga Kompetitif

Proyek I2C telah berjalan lebih dari setahun dan menunjukkan kemajuan signifikan.

TMI menargetkan produksi massal dimulai selambat-lambatnya pada 2028, dengan banderol harga di bawah Rp300 juta.

Harga ini dinilai mampu bersaing di pasar, mengingat segmen kendaraan listrik di Indonesia masih dikuasai merek luar negeri.

BACA JUGA:Meriahkan HUT RI Naik LRT Cukup Bayar Rp 80, Langsung Bisa Nikmati Festival Perahu Bidar

BACA JUGA:Aura Design Redmi Note Jadi Tren Smartphone 2025: Begini Rahasia Daya Tariknya

Jika berhasil, I2C akan melengkapi deretan inisiatif mobil nasional setelah sebelumnya ada proyek Maung dari PT Pindad dan kerja sama Polyttron dengan mitra Tiongkok.

Namun, berbeda dari pendahulunya, I2C memprioritaskan pembangunan ekosistem otomotif dari hulu ke hilir—mulai dari desain, riset, hingga manufaktur—dengan mengedepankan kemandirian teknologi lokal.

Kategori :