Bersinar di Derby Panas, Seb Atkinson Didorong Skivington Tembus Skuad Inggris

Bersinar di Derby Panas, Seb Atkinson Didorong Skivington Tembus Skuad Inggris

Meski Gloucester harus menyerah 26-30 di Kingsholm, performa Atkinson di lini tengah menjadi sorotan utama.--Freepik

 

PALTV.CO.ID,- Pelatih kepala Gloucester, George Skivington, memberikan pujian tinggi kepada Seb Atkinson dan meyakini sang pemain layak mengenakan seragam Inggris.

Usai tampil gemilang dalam kekalahan tipis timnya dari juara bertahan Gallagher PREM, Bath.

Meski Gloucester harus menyerah 26-30 di Kingsholm, performa Atkinson di lini tengah menjadi sorotan utama.

Atkinson masuk dalam daftar 36 pemain yang dipanggil Steve Borthwick ke skuad latihan Inggris untuk Six Nations.

Ia menjadi satu dari dua pemain Gloucester yang terpilih, meskipun persaingan di posisi centre Timnas Inggris terbilang sangat ketat.

BACA JUGA:Yamaha Fazzio 2026 Hadir dengan Warna Baru, Tampil Lebih Unik dan Ramah Anak Muda

BACA JUGA:Baru Diresmikan November Lalu, Jembatan Gandus Mulai Retak, Warga Cemas

Pemain berusia 23 tahun itu menunjukkan kualitas luar biasa dalam laga derby yang berlangsung panas dan menegangkan.

Gloucester sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan, namun dua penalti telat dari Finn Russell memastikan kemenangan Bath di menit-menit akhir.

Kendati hasil akhir mengecewakan, Atkinson tampil konsisten dan menonjol sebagai inside centre.

Skivington menilai kontribusinya sangat besar dan pantas diperhitungkan di level internasional.


Atkinson masuk dalam daftar 36 pemain yang dipanggil Steve Borthwick ke skuad latihan Inggris--Freepik

“Saya pikir secara taktik para pemain tampil sangat baik,” ujar Skivington. “Tomos Williams dan Charlie Atkinson mengendalikan permainan, George Barton solid di posisi fullback.

Tapi Seb Atkinson benar-benar luar biasa. Mudah-mudahan performanya malam ini cukup untuk membawanya ke jersey Inggris, karena dia sangat sulit dikalahkan.”

BACA JUGA:KAI Divre III Palembang Mulai Buka Pemesanan Tiket Kereta Mudik Lebaran

BACA JUGA:Kejari Palembang Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Belanja Bahan Bangunan Perkimtan

Musim ini Gloucester baru mencatat satu kemenangan di PREM dan kembali gagal meraih hasil positif meski tampil meyakinkan.

Cedera yang menimpa sejumlah pemain kunci dalam beberapa bulan terakhir juga membuat situasi semakin sulit.

Namun Skivington tetap bangga dengan semangat juang timnya. Ia menyoroti beberapa pemain yang tampil habis-habisan meski baru pulih atau bermain di posisi yang tidak biasa.

“Saya sangat bangga dengan kelompok ini,” tambahnya. “Kami tahu posisi kami di klasemen, tapi laga Gloucester kontra Bath selalu spesial.

Beberapa pemain seperti Will Crane, Josiah Edwards-Giraud yang baru kembali setelah lama absen, hingga Deian Gwynne yang harus berduel dengan pemain-pemain besar, tampil luar biasa.

Mereka bermain melampaui batas kemampuan.”

BACA JUGA:KAI Divre III Palembang Mulai Buka Pemesanan Tiket Kereta Mudik Lebaran

BACA JUGA:Luar Biasa! LRT Sumsel Catat 49.295 Penumpang pada Libur Isra Mikraj

Ia juga mengakui ada momen krusial yang seharusnya bisa dikendalikan dengan lebih baik, termasuk beberapa peluang yang gagal berbuah poin.

“Itu menyakitkan karena kami sebenarnya berada di posisi untuk memenangkan pertandingan,” katanya.

Skivington menilai laga ini sebagai penampilan terbaik Gloucester sejauh musim berjalan dan optimistis timnya bisa bangkit.

“Ini pertandingan terbaik kami sejauh ini. Kami kalah tipis dari tim kuat. Saat ini memang terasa menyakitkan, tapi ada banyak hal positif. Dengan kontinuitas pemain, kami mulai terlihat solid lagi.”


meskipun persaingan di posisi centre Timnas Inggris terbilang sangat ketat.--Freepik

Sementara itu, jelang laga pembuka Six Nations melawan Wales pada 7 Februari, pundit TNT Sports Austin Healey dan Ben Kay juga mengungkapkan pilihan mereka untuk skuad Inggris.

BACA JUGA:Sejumlah Pejabat Pemkot Palembang Belum Definitif, Pansel Segera Dibentuk

BACA JUGA:Luar Biasa! LRT Sumsel Catat 49.295 Penumpang pada Libur Isra Mikraj

Kay menilai enam pemain inti sudah pasti terpilih dan menyoroti efektivitas penggunaan bangku cadangan 6-2 seperti yang diterapkan Inggris pada musim gugur lalu.

Healey menimpali dengan candaan setelah menyadari dirinya sempat lupa memasukkan Henry Pollock ke dalam daftar pilihannya.

Ia juga menyebut pemilihan antara Dan Cole dan Ollie Chessum sebagai salah satu keputusan tersulit bagi Borthwick dan staf pelatih.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber