Jika Indonesia menerapkan skema insentif yang lebih agresif, maka daya saing kendaraan listrik di pasar domestik bisa meningkat.
BACA JUGA:Lenggang Goreng, Kuliner Khas Palembang yang Gurih dan Lezat
BACA JUGA:Microsoft Rilis Chip Kuantum Majorana 1, Apa Saja Keunggulannya?
Industri kendaraan listrik memang masih dalam tahap awal pertumbuhan di Indonesia.
Meskipun tantangan masih ada, peluang untuk menekan harga kendaraan listrik melalui strategi hilirisasi nikel dan diversifikasi teknologi baterai tetap terbuka lebar.
Dengan kebijakan yang tepat, industri otomotif Indonesia bisa menjadi pemain utama dalam rantai pasok kendaraan listrik global dan mendukung percepatan transisi energi yang lebih ramah lingkungan.