6. Perasaan yang intens
perasaan tidak kuat terkadang anak-anak sangat ketakutan tanpa alasan. Gejala penyakit jiwa pada anak antara lain menangis, menjerit, mual, dan emosi yang meluap-luap.
Perasaan tersebut dapat mengganggu aktivitas sehari-hari karena dapat menyebabkan sesak napas, jantung berdebar, atau napas cepat.
7. Muncul berbagai masalah kesehatan
Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan Penyakit mental dan kecacatan dianggap sebagai masalah kesehatan. Misalnya, anak-anak mungkin mengalami sakit kepala dan sakit perut.
Faktor lain yang dapat meningkatkan risiko remaja mengalami masalah kesehatan mental antara lain: Masalah identitas atau kesulitan menemukan jati diri.
Kita mempunyai persepsi yang salah tentang media sosial. Tekanan dari lingkungan sekitar akibat perbedaan gender atau diskriminasi.
Inilah beberapa dampak yang terkena oleh remaja dalam terganggunya mental.(*)