Rupiah Masih Melemah di Awal Pekan, Kurs Dolar AS Tembus Rp16.900 an
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kembali menunjukkan tekanan pada awal pekan. --Freepik.com
PALTV.CO.ID - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kembali menunjukkan tekanan pada awal pekan.
Pada perdagangan Senin, 9 Februari 2026 rupiah dibuka melemah seiring dengan penguatan dolar AS di pasar global serta meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar terhadap dinamika ekonomi internasional.
Pergerakan ini mencerminkan sentimen pasar yang masih cenderung defensif, terutama menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kurs dolar AS hari ini tercatat berada pada level yang relatif tinggi. BI mencatat kurs jual dolar AS sebesar Rp16.971,44, sementara kurs beli berada di level Rp16.802,56 per dolar AS.
Angka tersebut menunjukkan bahwa rupiah masih berada dalam fase tekanan, meskipun pergerakannya terbilang stabil dibandingkan fluktuasi tajam yang sempat terjadi pada pekan sebelumnya.
BACA JUGA:Kakanwil Kemenkum Sumsel Hadiri Acara Kenal Pamit Kapolda Sumsel
BACA JUGA:iPhone 17e Diperkirakan Meluncur Pada 19 Februari, Ini Semua Yang Diketahui Sejauh Ini
Sementara itu, mengacu pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang dirilis Bank Indonesia pada akhir pekan lalu, nilai tukar dolar AS berada di kisaran Rp16.880–Rp16.890 per USD.
Level ini menjadi acuan utama pasar dalam menilai arah pergerakan rupiah pada awal pekan. Dibandingkan posisi akhir pekan sebelumnya, rupiah terlihat bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah tipis.
Di pasar spot dan perbankan, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah umumnya diperdagangkan dalam rentang Rp16.840 hingga Rp16.900 per USD.
Perbedaan kurs di tiap bank dan lembaga keuangan masih wajar terjadi, mengingat adanya penyesuaian terhadap likuiditas, biaya operasional, serta permintaan valuta asing dari nasabah korporasi maupun ritel.
Tekanan terhadap rupiah pada awal pekan ini tidak terlepas dari faktor global.

9 Februari 2026 rupiah dibuka melemah seiring dengan penguatan dolar AS di pasar global--Freepik.com
Penguatan dolar AS dipicu oleh ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), akan mempertahankan suku bunga acuannya di level tinggi dalam jangka waktu lebih lama.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber

