Sumsel Optimalkan Pemeliharaan Infrastruktur Atasi Pemangkasan TKD
Pemprov Sumsel optimalkan pemeliharaan infrastruktur atasi pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD).-Ekky Saputra-PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Pemerintah pusat berencana kembali melakukan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD).
Bahkan, pada tahun 2027 mendatang, alokasi TKD diproyeksikan turun dari Rp900 triliun menjadi Rp600 triliun.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan bahwa rencana pemotongan TKD tersebut akan berdampak pada pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumatera Selatan.
Menurutnya, berkurangnya dana transfer akan memengaruhi pembiayaan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan sebelumnya.
BACA JUGA:B50 Jadi Angin Segar bagi Sawit Sumsel, Serapan CPO Diprediksi Meningkat

Herman Deru, Gubernur Sumatera Selatan.-Ekky Saputra-PALTV
"Jika dikaitkan dengan RPJMD, kita memiliki banyak program pembangunan infrastruktur. Apabila pendapatan berkurang, tentu akan memengaruhi kemampuan kita dalam mengeksekusi rencana pembangunan yang telah disusun," kata Herman Deru.
Meski demikian, Herman Deru menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan berupaya mengoptimalkan pemeliharaan infrastruktur yang sudah ada.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur baru yang dinilai belum mendesak akan ditunda.
"Saat ini kita fokus mengoptimalkan pemeliharaan. Untuk sementara, jangan dulu merencanakan pembangunan yang belum benar-benar diperlukan," tambahnya.
BACA JUGA:DPRD Kota Palembang Bahas Penambahan Propemperda 2026

Edward Candra, Sekretaris Daerah Sumatera Selatan.-Ekky Saputra-PALTV
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra mengatakan bahwa adanya pemotongan TKD akan direspons dengan penyesuaian kualitas belanja daerah.
Namun demikian, pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv

