Bitcoin Tertekan di Awal 2026, Benarkah Geraknya Tak Wajar? Analis Ungkap Fakta Sebenarnya
Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan performa yang kurang menggembirakan di awal 2026.--chatgpt image
PALTV.CO.ID,- Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan performa yang kurang menggembirakan di awal 2026.
Aset kripto terbesar di dunia ini mencatat pelemahan beruntun hingga menyentuh level terendah tahun ini di kisaran $72.945, setelah gagal bertahan di atas area psikologis $73.000.
Kondisi tersebut memicu kembali perdebatan di kalangan investor: apakah penurunan Bitcoin kali ini tergolong abnormal, atau justru masih bagian dari siklus pasar yang wajar?
Jika ditarik sejak awal tahun, Bitcoin tercatat sudah terkoreksi sekitar 15% secara year-to-date, bahkan anjlok hampir 45% dari rekor tertingginya di $126.267.
Angka ini tentu terlihat mencolok, terutama bagi investor ritel yang masuk di dekat puncak harga. Namun, di balik tekanan tersebut, data dan pandangan analis justru memberikan perspektif yang lebih tenang.
Sentimen Global Jadi Beban Tambahan Bitcoin
BACA JUGA:HP Sejutaan Desain iPhone 17 Pro Max Viral
BACA JUGA:Vivo X300 Ultra Dirumorkan Akan Segera Meluncur, Ini Semua yang Diketahui sejauh Ini
Pelemahan Bitcoin tidak terjadi dalam ruang hampa. Tekanan harga BTC sejalan dengan memburuknya sentimen di pasar keuangan global, khususnya pasar saham Amerika Serikat.
Sejak akhir kuartal IV 2025, investor mulai bersikap lebih defensif seiring meningkatnya keraguan terhadap keberlanjutan belanja besar di sektor kecerdasan buatan (AI).
Valuasi perusahaan teknologi yang dinilai terlalu tinggi membuat pelaku pasar memilih mengurangi risiko.
Dampaknya terasa jelas di indeks utama Wall Street. S&P 500, Dow Jones, dan NASDAQ masing-masing tercatat melemah di rentang 0,70% hingga 1,77%.
Saham-saham raksasa teknologi seperti Nvidia dan Microsoft pun ikut terkoreksi, mencerminkan kehati-hatian investor menjelang musim laporan keuangan ratusan perusahaan besar.

Aset kripto terbesar di dunia ini mencatat pelemahan beruntun hingga menyentuh level terendah--chatgpt image
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber

