Bukit Asam PT. BA

Bitcoin Stabil di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah, Volatilitas Masih Tinggi di Kisaran USD66.000

Bitcoin Stabil di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah, Volatilitas Masih Tinggi di Kisaran USD66.000

Bitcoin diperdagangkan di kisaran USD66.600 hingga USD66.856 pada sesi berjalan, turun tipis sekitar 0,4–0,96 persen secara harian.--chatgpt image

PALTV.CO.ID,- Pergerakan harga Bitcoin pada perdagangan Senin, 2 Maret 2026, menunjukkan fase stabilisasi setelah mengalami tekanan tajam pada akhir pekan.

Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar itu bergerak dalam rentang yang relatif lebar, mencerminkan volatilitas yang masih tinggi di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.

Berdasarkan data CoinGecko, Bitcoin diperdagangkan di kisaran USD66.600 hingga USD66.856 pada sesi berjalan, turun tipis sekitar 0,4–0,96 persen secara harian.

Sepanjang perdagangan intraday, harga sempat menyentuh level tertinggi di USD67.617 dan terendah di USD65.008,38.

Rentang tersebut menunjukkan pergerakan sekitar USD2.600 dalam sehari, menandakan volatilitas yang masih cukup lebar meski tekanan jual mulai mereda.

Jika ditarik sejak akhir pekan, Bitcoin sebelumnya sempat tertekan hingga mendekati area USD63.000 sebelum akhirnya pulih dan kembali merebut level psikologis USD66.000.

BACA JUGA:45 Tahun Bakti PTBA Bersinergi Membangun Bangsa

BACA JUGA:Rumah Sehat Lansia Pos Sandar Upang Kembali Buka, 72 Warga Jalani Cek Kesehatan Gratis

Secara mingguan, Bitcoin masih mencatatkan pelemahan sekitar 2,8 persen.

Namun secara harian, tekanan terlihat lebih terbatas dibandingkan dengan indikasi pelemahan pada kontrak berjangka indeks saham Amerika Serikat yang sempat turun lebih dari 1 persen, masing-masing pada indeks Nasdaq Composite, Dow Jones Industrial Average, dan S&P 500.

Konteks pergerakan pasar ini tidak terlepas dari eskalasi konflik di Timur Tengah setelah serangan yang dipimpin Amerika Serikat terhadap target Iran, yang kemudian dibalas dengan serangan rudal dan drone.

Situasi tersebut memicu lonjakan volatilitas pada futures AS pada Minggu, 1 Maret 2026, sekaligus mendorong kenaikan tajam harga minyak mentah.


Bitcoin diperdagangkan di kisaran USD66.600 hingga USD66.856 pada sesi berjalan,--chatgpt image

Minyak Brent tercatat naik sekitar 8–10 persen mendekati USD80 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat 7–8 persen.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber

Berita Terkait