Arus Balik Gelombang Kedua, Bandara SMB II Palembang Masih Dipadati Penumpang
Pada arus balik gelombang kedua Lebaran Idulfitri 2026, Bandara SMB II Palembang masih dipadati penumpang, Sabtu (28/3/2026).-Ilham Wahyudi-PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Arus balik Lebaran Idulfitri 2026 gelombang kedua masih berlangsung di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II.
Aktivitas penumpang di Bandara SMB II Palembang tersebut masih terpantau padat, baik di terminal keberangkatan maupun kedatangan.
Berdasarkan data pada 27 Maret 2026, jumlah penumpang yang dilayani mencapai sekitar 12 ribu orang.
Sementara itu, total pergerakan penerbangan tercatat sebanyak 74 penerbangan yang terdiri dari keberangkatan dan kedatangan.
BACA JUGA:Vivo T5 Pro Kemungkinan Segera Meluncur, Spesifikasi Utama Bocor
BACA JUGA:Wisatawan Asal Jambi Curhat di Media Sosial Keluhkan Tarif Parkir di Palembang
Lonjakan ini menandai fase kedua arus balik setelah libur panjang Lebaran Idulfitri 2026, menyusul gelombang pertama yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Aero Commercial Department Head Bandara SMB II Palembang, Andre Ginting, mengatakan bahwa peningkatan jumlah penumpang pada gelombang kedua ini masih cukup tinggi dan diperkirakan akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

Andre Ginting, Aero Commercial Department Head Bandara SMB II Palembang, Sabtu (28/3/2026).-Ilham Wahyudi-PALTV
“Berdasarkan data 27 Maret, jumlah penumpang yang dilayani mencapai sekitar 12 ribu orang, dengan total 74 penerbangan, baik keberangkatan maupun kedatangan,” ujarnya.
Menurut Andre Ginting, rute penerbangan masih didominasi oleh tujuan Jakarta dan Batam.
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran Idulfitri Gelombang 2, Tol Keramasan Terpantau Lengang
BACA JUGA:Bagaimana Rencana Gubernur Sumsel Herman Deru Bangkitkan Kampung Al-Munawar?
Kedua kota tersebut menjadi destinasi utama para pemudik yang kembali ke tempat kerja, pendidikan, maupun aktivitas sehari-hari setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv

