Apple Rilis Pembaruan Perangkat Lunak untuk iPhone 5s, Klaim Bisa Dipakai Lebih Lama

Apple Rilis Pembaruan Perangkat Lunak untuk iPhone 5s, Klaim Bisa Dipakai Lebih Lama

Apple merilis pembaruan perangkat lunak kejutan untuk iPhone 5s yang kini sudah berusia 12 tahun, --Freepik.com

Namun dalam praktiknya, perusahaan ini sering melampaui janji tersebut.

iPhone 6s adalah contoh nyata. Diluncurkan 11 tahun lalu, perangkat ini masih menerima pembaruan keamanan terbaru pada September 2025 melalui iOS 15.8.5.

BACA JUGA:Dari Keramaian Event, UMKM Menemukan Jalan Bertumbuh

BACA JUGA:Polisi Temukan Jenazah Christina di Antara Pohon Sawit di Banyuasin

Apple kemudian melanjutkannya dengan iOS 15.8.6, yang—seperti iOS 12.5.8—juga memperpanjang dukungan sertifikat yang sama.

Menariknya, Apple tidak secara terbuka mengumumkan jadwal dukungan perangkat lunak secara rinci seperti yang kini dilakukan beberapa produsen Android.

Karena tuntutan regulasi di Inggris, Apple memang berjanji memberikan setidaknya lima tahun pembaruan keamanan untuk iPhone 15 Pro Max.

Namun, jika melihat rekam jejak Apple di dunia nyata, banyak iPhone yang akhirnya menerima perbaikan dan pembaruan kompatibilitas jauh lebih lama.

Selain pembaruan untuk perangkat lama, Apple juga merilis versi baru iOS 18 dan iOS 16 untuk model yang masih didukung, menjadikannya dorongan pembaruan perangkat lunak lintas generasi.

Meski demikian, pembaruan untuk iPhone 5s inilah yang paling banyak menarik perhatian.

BACA JUGA:Lupakan Versi Ultra, Poco F8 Pro Ternyata Gila!

BACA JUGA:Dari Pahit ke Bangkit: Strategi Ford Rebut Kembali Hati Konsumen Indonesia

Secara realistis, kemungkinan sudah tidak banyak orang yang masih menggunakan iPhone 5s sebagai ponsel utama saat ini.

Perangkat kerasnya sudah tua, aplikasi yang tersedia terbatas, dan performanya jelas tertinggal dari standar modern.

Namun, fakta bahwa Apple memastikan layanan seperti FaceTime dan iMessage tidak tiba-tiba berhenti berfungsi menunjukkan tingkat dukungan jangka panjang yang jarang bisa ditandingi oleh perusahaan lain.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: indian today.com