Awal Tahun Bitcoin: Pola Bear Flag Kirim Sinyal Bahaya, Harga Terancam Terjun Bebas
Bitcoin saat ini bergerak dalam kanal naik yang sempit setelah mengalami penurunan tajam sebelumnya.--Chat GPT image
BACA JUGA:Kapolrestabes Palembang Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 198 Personel Polri dan PNS
Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa reli yang terjadi lebih bersifat relief bounce, yakni pantulan teknikal jangka pendek akibat tekanan jual yang mereda sementara, bukan sinyal perubahan tren yang sesungguhnya.
Indikator Melemah, Target Koreksi Mengintai
Trader dan analis teknikal Roman menjadi salah satu pihak yang menyoroti potensi risiko lanjutan. Menurutnya, kombinasi sejumlah indikator menunjukkan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya berakhir.
Roman menyoroti adanya bearish divergence pada indikator RSI dan MACD—sebuah kondisi di mana harga cenderung bergerak naik, namun indikator momentum justru melemah.
Situasi ini sering kali menjadi peringatan dini bahwa kenaikan harga tidak berkelanjutan.
BACA JUGA:Tutup Tahun 2025, KAI Divre III Salurkan CSR Mobil Toilet untuk Kabupaten Muara Enim
BACA JUGA:Pasca Libur Tahun Baru, Dukcapil Palembang Kembali Buka Layanan
Jika pola bear flag ini terkonfirmasi, Roman memperkirakan US$76.000 sebagai target koreksi terdekat. Lebih jauh lagi, ia tidak menutup kemungkinan skenario yang jauh lebih dalam.
Dalam pandangan ekstremnya, apabila pasar memasuki fase pasca-bull market, Bitcoin berpotensi kembali menguji area US$50.000—level yang bisa menjadi titik penyeimbangan baru sebelum siklus berikutnya terbentuk.

pola bear flag mulai terbentuk—sebuah struktur yang kerap menjadi pertanda lanjutan tren turun.--Chat GPT image
“Tren kenaikan harga sudah selesai. Fokus terbaik saat ini adalah mempersiapkan diri menghadapi tren berikutnya, kemungkinan ketika harga berada di sekitar US$50.000,” ujar Roman, dikutip dari Cointelegraph.
Ia juga menambahkan bahwa faktor makro global, seperti ekspektasi penurunan suku bunga yang sebelumnya menjadi bahan bakar pasar saham.
Kini tidak lagi memberikan dampak signifikan bagi pasar kripto. Lonjakan harga Bitcoin yang sangat besar sejak titik terendah 2022 dinilai telah ‘menghabiskan’ daya dorong katalis tersebut.
BACA JUGA:Ratu Dewa Keliling Tinjau Infrastruktur Kota Palembang
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber
