Disdik Palembang Akan Perbaiki 30 Persen Sekolah Rusak Secara Bertahap

Disdik Palembang Akan Perbaiki 30 Persen Sekolah Rusak Secara Bertahap

Dinas Pendidikan Kota Palembang menargetkan perbaikan gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2025 hingga 2026. --Foto : Ilham - PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Dinas Pendidikan Kota Palembang menargetkan perbaikan gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2025 hingga 2026. Berdasarkan data yang ada, sekitar 30 hingga 35 persen sekolah di Palembang tercatat mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Adrianus Amri, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk perbaikan sekolah, mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak, SD, hingga SMP.


sekitar 30 hingga 35 persen sekolah di Palembang tercatat mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat.--Foto : Ilham - PALTV

“Pada tahun 2025 nanti, ada sebanyak 12 SD yang mengalami kerusakan berat dan 2 SD dengan kerusakan ringan yang sudah masuk dalam anggaran induk. Selain itu, terdapat 10 SMP yang rusak berat serta 3 SMP rusak ringan yang juga sudah dianggarkan,” jelas Amri.

Ia menambahkan, proses perbaikan dilakukan secara bertahap. Beberapa sekolah seperti SMP Negeri 40 dan SMP Negeri 35 akan menjadi prioritas dalam program tersebut.

BACA JUGA:Pasar Cinde akan Kembali di Bangun Pemprov Sumsel

BACA JUGA:Polisi Tangkap Pelaku Pengancaman Dokter di RSUD Sekayu


Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Adrianus Amri, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk perbaikan sekolah, mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak, SD, hingga SMP. --Foto : Ilham - PALTV

“Perbaikan ini tidak bisa sekaligus, melainkan bertahap hingga tahun 2026. Di tahun berikutnya, kami juga menargetkan perbaikan untuk 99 SD dan 31 SMP yang mengalami kerusakan ringan maupun berat,” ungkapnya.

Amri menuturkan, sumber pendanaan perbaikan sekolah berasal dari APBD dan APBN. Dengan adanya program ini, pihaknya berharap kualitas bangunan sekolah semakin baik sehingga dapat menunjang kenyamanan belajar siswa.

“Harapan kami, dengan adanya perbaikan ini, para siswa bisa belajar lebih nyaman dan aman di lingkungan sekolah. Program ini memang kami jadikan prioritas utama,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: paltv.co.id