Kenapa Suzuki Tidak Membenahi Designnya? Kalah Bersaing di pasar Indonesia

Kenapa Suzuki Tidak Membenahi  Designnya? Kalah Bersaing di pasar Indonesia

Kenapa Suzuki Tidak Membenahi Designnya? Kalah Bersaing di pasar Indonesia--www.suzuki.co.id

Keterbatasan volume penjualan ini juga berdampak pada biaya produksi. Jika Suzuki harus menyesuaikan desain khusus untuk pasar Indonesia, biaya produksi akan meningkat, yang pada akhirnya akan berpengaruh pada harga jual.

Dengan strategi yang hanya mengandalkan harga tanpa banyak inovasi teknologi, Suzuki semakin sulit bersaing di pasar domestik.

India, Pasar Utama Suzuki

BACA JUGA:BRImo Solusi Transaksi Digital Mudah dan Nyaman Selama Libur Lebaran

BACA JUGA:Panduan Lengkap Memantau Cuaca dan Daerah Rawan Bencana Untuk Mudik Lebaran 2025

Sementara Suzuki mulai kehilangan pangsa pasar di Indonesia, situasi berbeda terjadi di India. Negara tersebut menjadi salah satu pasar terbesar bagi Suzuki, bahkan melebihi dominasi Honda dan Yamaha.

Suzuki di India dianggap sebagai "motor nasional", sehingga memiliki basis pelanggan yang kuat. Dengan kondisi ini, Suzuki Motor Corporation akhirnya memutuskan untuk membangun pusat riset dan pengembangan (R&D) di India, bukan di Indonesia.

Keberadaan pusat R&D ini memungkinkan Suzuki untuk mengembangkan model baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar India, baik dari segi desain, fitur, maupun teknologi.

Sayangnya, hingga saat ini, Suzuki belum memiliki rencana untuk mendirikan fasilitas serupa di Indonesia. Hal ini semakin menguatkan fakta bahwa Indonesia bukan lagi prioritas utama bagi Suzuki dalam pengembangan produk.

BACA JUGA:Ini Cara Mudik Nyaman dan Selamat dengan Sepeda Motor

BACA JUGA:Cara Mudah Membuat Bolu Hulu atau Bolu Klembem yang Lembut dan Manis

Dampak Krisis dan Perubahan Manajemen

Jika menilik ke belakang, Suzuki sempat menjadi merek yang sangat dekat dengan masyarakat Indonesia, terutama pada era 1990-an.

Produk-produk seperti Shogun 110, Satria 2-tak, dan Tornado RC 100 menjadi ikon di masanya. Namun, krisis ekonomi 1998 membawa dampak besar bagi Suzuki Indonesia.

Indomobil, selaku distributor resmi Suzuki di Indonesia, hampir mengalami kebangkrutan. Dalam kondisi tersebut, Suzuki Motor Corporation Jepang turun tangan untuk menalangi seluruh utang dan kerugian Indomobil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber