Bidan di Palembang Didakwa Malpraktik, Kisah Tragis Penyebab Kebutaan

Bidan di Palembang Didakwa Malpraktik, Kisah Tragis Penyebab Kebutaan

Agustina, seorang bidan yang bertugas di Palembang, jalani sidang pertama dengan agenda pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum, di ruang garuda pengadilan negeri khusus kelas 1A palembang, pada 2 januari 2025.-foto/Heru wahyudi-PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID- Agustina, seorang bidan yang bertugas di PALEMBANG, jalani sidang

pertama dengan agenda pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum, di ruang garuda pengadilan negeri khusus kelas 1A palembang, pada 2 januari 2025.

dalam dakwaan nya JPU Misriati  mendakwa agustina dalam kasus dugaan malpraktik yang menyebabkan kebutaan pada seorang anak berinisial BP. 

Pada sidang ini  Agustina hadir mengenakan rompi tahanan, mendengarkan dengan seksama dakwaan dari jaksa penuntut umum. 

BACA JUGA:Lonjakan Wisatawan Nusantara di Sumsel, Naik 67,56% pada Tahun 2024!

BACA JUGA:Spesifikasi Mobil Pick Up 3 Way

yang mana dalam dakwaan, disebutkan bahwa ," korban BP mengalami kebutaan akibat sindrom Stevens-Johnson, yang merupakan reaksi kulit langka yang dipicu oleh obat-obatan tertentu," Ujar Misriati. 

Berawal saat korban sakit demam dan dibawa orang tua nya ke tempat  Agustina yang membuka

praktek didekat rumahnya, setelah di lakukan pemeriksaan, agustina memberikan enam jenis obat kepada BP, yaitu Ceterizine, Amoxicillin, Tera F, Ranitidine, Samtacid, dan Vitamin C.

Akibat pemberian obat-obatan tersebut, tubuh BP mengalami lepuhan di beberapa bagian kulit dan mata yang mengeluarkan cairan bening. 


Agustina, seorang bidan yang bertugas di Palembang, jalani sidang pertama dengan agenda pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum, di ruang garuda pengadilan negeri khusus kelas 1A palembang, pada 2 januari 2025.-foto/Heru wahyudi-PALTV

Kondisi BP semakin memburuk, hingga korban dilarikan ke IGD RS Myria untuk mendapatkan perawatan medis.

Dokter yang menangani BP mendiagnosis bahwa korban mengalami mata berbayang, kabur, bengkak,

serta kulit yang melepuh selama seminggu. Meskipun telah dilakukan operasi pada bagian mata kanan, kondisi tersebut tidak membaik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: