Garis Tebal dan Tipis pada Keramik Masjidil Haram, Pentingnya dalam Menandai Arah Kiblat dan Shaff Shalat

Garis Tebal dan Tipis pada Keramik Masjidil Haram, Pentingnya dalam Menandai Arah Kiblat dan Shaff Shalat

Garis Tebal dan Tipis pada Keramik Masjidil Haram--Foto : Ig@Makkah_madinah

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Masjidil Haram di Makkah adalah salah satu tempat paling sakral bagi umat Islam di seluruh dunia. Setiap tahun, jutaan jamaah dari berbagai belahan dunia melakukan ibadah haji dan umrah di sini.

Di tengah keindahan arsitektur dan kebesaran Masjidil Haram, terdapat fitur yang mungkin terlihat sepele namun memiliki makna yang mendalam: garis tebal dan tipis pada keramik lantai.

Ketika memperhatikan lantai Masjidil Haram dengan seksama, kita akan melihat garis tebal yang melingkar dan garis tipis yang membentang di sekitarnya. Meskipun terlihat sederhana, garis-garis ini memiliki fungsi yang sangat penting bagi para jamaah yang melakukan ibadah di masjid yang penuh keberkahan ini.

Salah satu fungsi utama garis tebal adalah menandai arah kiblat. Kiblat adalah arah ke arah Ka'bah di Makkah yang harus dihadapkan oleh setiap Muslim ketika melakukan salat. Dengan melingkar mengikuti arah Ka'bah, garis tebal ini memberikan petunjuk visual kepada jamaah, terutama bagi mereka yang berada di lantai atas atau yang pandangan mereka terhalang oleh tembok atau struktur bangunan lainnya.

BACA JUGA:Ini Keutamaan Membayar Zakat di Bulan Ramadan, Dari Membersihkan Harta Hingga Mensucikan Diri


Garis tebal ini membantu mereka mengetahui arah kiblat dengan lebih mudah--Foto : IG MAKKAH_MADINAH

Garis tebal ini membantu mereka mengetahui arah kiblat dengan lebih mudah, sehingga mereka dapat melaksanakan salat dengan benar.

Selain itu, garis tebal juga berfungsi sebagai penanda untuk membentuk barisan shaf dalam salat. Sebelum adzan berkumandang, askar atau petugas keamanan akan memerintahkan jamaah untuk mulai membentuk barisan shaf.

Garis tebal yang melengkung ini memberikan petunjuk bagi jamaah untuk berdiri, sehingga mereka dapat membentuk barisan dengan rapi dan teratur.

Hal ini sangat penting untuk menjaga ketertiban dalam pelaksanaan salat, menghindari terjadinya kekacauan atau tabrakan antar jamaah, dan memastikan bahwa ibadah dilakukan dengan khidmat dan khusyuk.

BACA JUGA:Jemaah Haji Dilarang Bawa Jimat, Konsekuensi hukuman mati

Namun demikian, bagi yang belum familiar dengan makna garis-garis ini, mungkin terlihat sepele. Namun, bagi petugas keamanan dan para jamaah yang telah terbiasa dengan tata cara pelaksanaan ibadah di Masjidil Haram, garis-garis ini memiliki makna yang sangat besar.

Mereka membantu menciptakan lingkungan yang tertib dan aman bagi pelaksanaan ibadah, serta memastikan bahwa setiap jamaah dapat melaksanakan ibadahnya dengan sempurna sesuai dengan tuntunan agama.

Dengan demikian, meskipun terlihat sepele, garis tebal dan tipis pada keramik lantai Masjidil Haram memiliki peran yang sangat penting dalam menandai arah kiblat dan membantu membentuk barisan shaf dalam pelaksanaan ibadah salat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber