Menguak Misteri Oli, 5 Tips Cerdas Membedakan Oli Asli dan Palsu, Agar Mesin Kendaraan Tetap Optimal

Menguak Misteri Oli, 5 Tips Cerdas Membedakan Oli Asli dan Palsu, Agar Mesin Kendaraan Tetap Optimal

Menguak Misteri Oli, 5 Tips Cerdas Membedakan Oli Asli dan Palsu, Agar Mesin Kendaraan Tetap Optimal-freepik-freepik

Perhatikan Tutup Botol

Perbedaan antara oli yang asli dan yang palsu juga dapat dilihat dari bagian tutup botol kemasannya. Kemasan oli dari produsen oli resmi pasti akan menggunakan tutup botol dengan desain yang sekali pakai.

BACA JUGA:Duel Epik! Joshua vs Ngannou dalam Pertarungan Kelas Berat Menuju Gelar Tinju Dunia 2024

Selain itu, pada bagian tutupnya juga terlihat rapat dan kencang karena terdapat seal yang berfungsi sebagai pengunci dari tutup botol oli tersebut.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan bagian tutup botol pada oli palsu. Pada bagian tutup botol kemasan oli yang palsu tidak terdapat seal sehingga bagian tutup botol oli akan terkesan longgar.

Perhatikan Label 

Label yang terdapat pada kemasan oli palsu akan terlihat kusam atau buram karena menggunakan botol oli yang sudah bekas pakai.

Produsen oli resmi akan menggunakan stiker yang umumnya terbuat dari bahan vinyl dan berwarna cerah serta mempunyai font huruf yang dapat terbaca secara jelas.

Kemasan oli palsu tentunya akan terlihat kurang presisi, buram, dan font tulisan yang blur atau tidak jelas sehingga sulit dibaca.


Menguak Misteri Oli, 5 Tips Cerdas Membedakan Oli Asli dan Palsu, Agar Mesin Kendaraan Tetap Optimal-freepik-freepik

Sementara pada kemasan oli asli tentu mempunyai warna yang cerah, presisi, dan tidak buram dengan font tulisan yang jelas.

Perhatikan Bau dan Warna Oli 

Oli motor yang asli pada umumnya berwarna biru, kuning keemasan, merah, atau sesuai dengan produksi masing-masing pabrikan.

Selain itu, oli yang asli dan berkualitas juga tidak mengendap dan terlihat jernih. Bau atau aroma dari oli yang asli hampir dapat dikatakan tidak berbau, meskipun terdapat beberapa oli yang mempunyai aroma khas tersendiri.

Sementara pada oli palsu warnanya akan terlihat lebih kecoklatan dan cenderung hitam keruh, hal ini dikarenakan oli tersebut berasal dari oli bekas yang kemudian disaring kembali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber