Sayur Rampai Talang Masakan Khas Banyuasin Sulit Dapatkan Bahan Baku

Sayur Rampai Talang Masakan Khas Banyuasin Sulit Dapatkan Bahan Baku

Sayur Rampai Talang masakan khas Banyuasin sulit dapatkan bahan baku.-Suryadi-Tangkapan layar youtube.com/@PaltvRedaksi

BANYUASIN, PALTV.CO.ID – Sayur Rampai Talang ialah hidangan khas Kabupaten BANYUASIN. Saat ini Sayur Rampai Talang sulit ditemui di Kabupaten BANYUASIN dikarenakan bahan bakunya sulit didapat di pasar.

Sayur Rampai Talang, hidangan tradisional yang kaya akan cita rasa telah menjadi ciri khas kuliner di Kabupaten Banyuasin.

Masakan sayur Rampai Talang yang sangat disukai warga setempat ini telah menjadi favorit wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut.

Sayur Rampai Talang tidak hanya memiliki nilai gizi yang tinggi, tetapi juga memiliki sejarah panjang sebagai hidangan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi.

BACA JUGA:Untuk Pengobatan! Rasakan Kelezatan Sup Rahim Kodok Hasma Kuliner Ekstrem Khas China


Rodiah, pemilik Warung Makan Munai Serumpun di Kabupaten Banyuasin.-Suryadi-Tangkapan layar youtube.com/@PaltvRedaksi

Masyarakat Kabupaten Banyuasin sangat bangga dengan keberadaan makanan khas sayur Rampai Talang ini. Warung makan lokal sering menyajikannya sebagai menu andalan.

Menurut Rodiah pemilik Warung Makan Munai Serumpun, sayur Rampai Talang saat ini sudah sulit ditemui di berbagai warung makan lokal yang ada di Kabupaten Banyuasin, dikarenakan bahan bakunya sekarang sulit didapat di pasar.

Hanya Warung Makan Munai Serumpun ini yang masih menyajikan sayur Rampai Talang tersebut. Itu pun hanya pada hari Senin dan Rabu saja untuk penyajiannya.

“Karena cari bahannya juga di pasar agak susah ini. Kita cuma dijadwal Senin dan Rabu. Tapi kalau ada permintaan, kita carikan. Misalnya ada yang pesan ya, kita carikan bahannya,” ujar Rodiah.

BACA JUGA: Aneka Masakan Laut di Kepulauan Bangka Belitung , Menggugah Selera Dan Bernilai Gizi Tinggi

Mengenai bahan sayur Rampai Talang yang susah didapat, menurut Rodiah adalah seperti jantung pisang dan keladi dikarenakan musim kemarau.

“Ya apalagi di musim kemarau ini jantung pisangnya yang agak susah didapat, ya keladinya juga susah. Kalau ubi kan banyak. Ga enak kalau ga ada bahan-bahan itu,” terang Rodiah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: paltv