Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik, Daya Beli Masyarakat Tetap Stabil
Meski harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi 12 kilogram naik, namun daya beli masyarakat tetap stabil.-Suryadi-PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi ukuran 12 kilogram kembali menjadi perhatian publik.
Meski demikian, dampak kenaikan LPG nonsubsidi tersebut terhadap daya beli masyarakat dinilai tidak terlalu signifikan.
Hal ini disampaikan oleh Rusli, seorang pegawai di Agen LPG Pertamina UPMS 2 Jalan Kapten Arivai Kota Palembang, yang sehari-hari berinteraksi langsung dengan konsumen.
Menurut Rusli, kenaikan harga memang membawa pengaruh terhadap pola konsumsi masyarakat, namun tidak sampai mengganggu secara besar.
BACA JUGA:Peringati Hari Bumi Sedunia 2026, KAI Divre III Palembang Dukung Penguatan Transportasi Hijau
BACA JUGA:Hingga Rabu Pagi, Rumah Warga Kelurahan Bukit Lama Masih Tergenang Banjir
“Daya beli akan terpengaruh, tetapi tidak signifikan,” ujarnya pada Rabu, 22 April 2026.

Rusli, pegawai Agen LPG Pertamina UPMS 2 Jalan Kapten Arivai Kota Palembang.-Suryadi-PALTV
Rusli menilai bahwa mayoritas pengguna LPG 12 kilogram berasal dari kalangan menengah ke atas, yang secara ekonomi masih memiliki kemampuan untuk menyesuaikan pengeluaran mereka.
Lebih lanjut, Rusli menjelaskan bahwa kelompok masyarakat yang menggunakan LPG nonsubsidi ini bukan termasuk golongan rentan.
Oleh karena itu, meskipun terjadi kenaikan harga, dampaknya terhadap kesejahteraan mereka relatif kecil.
BACA JUGA:Terungkap dari Curhat Korban, 15 Remaja Diduga Korban TPPO di Muba Diselamatkan dan Dipulangkan
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Perkuat Finalisasi Dokumen IG Songket Palembang
Dari sisi makro ekonomi, pengaruh terhadap inflasi dalam negeri juga dinilai rendah. Kenaikan harga LPG nonsubsidi 12 kilogram tidak memberikan tekanan besar terhadap indeks harga secara keseluruhan, sehingga masih berada dalam batas yang bisa ditoleransi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv

