Bukit Asam PT. BA

Mahasiswa Papua di Sumatera Selatan Tegaskan Komitmen Kembali Bangun Daerah

Mahasiswa Papua di Sumatera Selatan Tegaskan Komitmen Kembali Bangun Daerah

Komunitas Mahasiswa Papua Sriwijaya (Kompas) di Sumatera Selatan tegaskan komitmen kembali pulang bangun daerah.-Aidil-PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Komunitas Mahasiswa Papua Sriwijaya (Kompas) menggelar Musyawarah Besar pada hari Sabtu, 14 Februari 2026 di KNPI Sumsel.

Forum ini menjadi agenda wajib organisasi untuk membahas Anggaran Rumah Tangga serta memilih Ketua Umum baru sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan.

Ketua Umum Kompas Alfian Tebai mengatakan musyawarah besar dilaksanakan untuk melanjutkan estafet kepengurusan sekaligus memperkuat dasar organisasi.

“Pada kesempatan hari ini tanggal 14 Februari, kami Komunitas Mahasiswa Papua Sriwijaya melakukan Musyawarah Besar. Ini agenda wajib untuk membantu Badan Pengurus tahun ini dan melantik awal kepengurusan selanjutnya. Kami membahas Anggaran Rumah Tangga dan memilih Ketua terbaru tahun ini,” ujarnya.

BACA JUGA:Seorang Perempuan Tewas di Jalan Gubernur HA Bastari, Diduga Korban Tabrak Lari

BACA JUGA:Antisipasi Kejahatan 3C, Polsek Muara Kuang Gelar Operasi Pekat Musi 2026


Alfian Tebai, Ketua Umum Kompas, Sabtu (14/2/2026).-Aidil-PALTV

Alfian Tebai menjelaskan musyawarah mengusung tema mempererat persaudaraan dalam kebersamaan untuk membangun Kompas yang solid dan berintegritas.

Menurutnya, tema ini disiapkan agar mahasiswa Papua yang merantau tetap kompak dan menjadikan organisasi sebagai keluarga di tanah rantau.

“Tema ini supaya kami sebagai mahasiswa rantau tetap solid dalam organisasi yang menjadi keluarga, ke depan bisa berintegrasi dan belajar percaya diri,” katanya.

Alfian menyebutkan total mahasiswa Papua yang tergabung di Kompas Sumatera Selatan sekitar 150 orang.

BACA JUGA:Aktivitas Belanja di Pasar Tradisional di Palembang Mulai Ramai Jelang Imlek dan Ramadan

BACA JUGA:Polres Empat Lawang Babat Ladang Ganja Seluas 3 Hektare, 600 Ribu Jiwa Terhindar dari Penyalahgunaan Narkoba

Mereka berasal dari enam Provinsi di Papua, dari Sorong sampai Merauke dan tersebar di tujuh kampus di wilayah Palembang dan Kabupaten Ogan Ilir.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv