Bukit Asam PT. BA

Mahasiswa Papua di Sumatera Selatan Tegaskan Komitmen Kembali Bangun Daerah

Mahasiswa Papua di Sumatera Selatan Tegaskan Komitmen Kembali Bangun Daerah

Komunitas Mahasiswa Papua Sriwijaya (Kompas) di Sumatera Selatan tegaskan komitmen kembali pulang bangun daerah.-Aidil-PALTV


Mahasiswa Papua yang tergabung di Kompas Sumatera Selatan sekitar 150 orang, Sabtu (14/2/2026).-Aidil-PALTV

Dalam Musyawarah Besar kali ini terdapat enam kandidat yang mengikuti pemilihan Ketua Kompas.

Alfian Tebai menegaskan harapan mahasiswa Papua yang menempuh pendidikan di Sumatera Selatan adalah kembali membangun daerah asal.

“Harapan kami untuk Papua saat ini, kami merantau menuntut ilmu di Sumatera Selatan agar ilmu yang kami dapatkan bisa kami presentasikan kembali kepada masyarakat dan adik-adik yang mau melanjutkan studi. Sebagian besar kami datang ke sini mengambil ilmu dan kembali untuk membangun Papua,” tegasnya.

BACA JUGA:KAI Divre III Palembang Raih Predikat Badan Publik Informatif pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

BACA JUGA:Inovasi Layanan Publik, Pembayaran Retribusi PBG di Palembang Kini Bisa Secara Online

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan Alfajri Zabidi menilai, Kompas menjadi wadah strategis yang menyatukan mahasiswa dari enam Provinsi di Papua dalam satu semangat persatuan.

“Kompas ini komunitas anak Papua. Papua sekarang terdiri dari enam Provinsi, tetapi tetap dalam satu Papua. Saya berharap dengan jiwa persatuan dan kesatuan mereka bisa berkolaborasi membangun organisasi ini sebagai wadah berbagi ilmu dan berdiskusi untuk tumbuh dan berkembang dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Alfajri Zabidi juga menegaskan Sumatera Selatan sebagai daerah majemuk dalam kondisi zero konflik dan terbuka bagi siapa pun untuk belajar bersama.

“Sumatera Selatan sangat majemuk tetapi saat ini zero konflik. Artinya terbuka bagi siapa pun dalam koridor belajar bersama, berbagi ilmu, berbagi cerita dan kebahagiaan untuk kemajuan mahasiswa dan pemuda Papua,” katanya.

BACA JUGA:Pajak Digital di Persimpangan: Antara Potensi Besar dan Tantangan Pengawasan Negara

BACA JUGA:Mengenal Emas Granule 24 Karat, Bahan Baku Industri yang Jarang Diketahui


Alfajri Zabidi, Kepala Dispora Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (14/2/2026).-Aidil-PALTV

Alfajri berharap dari Kompas lahir pemuda-pemuda pemimpin masa depan yang mandiri dan mampu memberi kontribusi nyata.

“Kami berharap dari Kompas ini lahir pemimpin masa depan yang mampu mengembangkan dirinya, mandiri, membanggakan keluarga, kemudian berkontribusi bagi Pemerintah Provinsi di Papua. Outputnya tentu bagaimana negeri ini menjadi negara yang sesuai dengan cita-cita kemerdekaan,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv