Mayoritas TKA di Sumsel Berasal dari China, Terbanyak di Muara Enim

Mayoritas TKA di Sumsel Berasal dari China, Terbanyak di Muara Enim

Kawasan industri di Sumsel sebagai pusat penyerapan tenaga kerja asing.--Foto : Suryadi - PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Selatan mencatat bahwa keberadaan tenaga kerja asing (TKA) di wilayah Sumatera Selatan pada tahun 2025 masih didominasi oleh warga negara China.

Dari total 1.619 orang TKA yang tercatat bekerja di berbagai sektor, sekitar 76 persen di antaranya berasal dari China. 

Angka ini menunjukkan tren yang masih konsisten dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan masuknya investasi asing, khususnya pada sektor industri, energi, dan infrastruktur yang membutuhkan keahlian tertentu.

Kepala Disnakertrans Provinsi Sumatera Selatan, Indra Bangsawan, menjelaskan bahwa sebaran TKA di wilayah Sumatera Selatan tidak merata dan cenderung terpusat di daerah-daerah yang menjadi lokasi proyek besar dan kawasan industri. 

BACA JUGA:Sat Reskrim Polres Muba Ungkap Kasus Persetubuhan Anak di Bayung Lencir, Pelaku Ditangkap

BACA JUGA:Polda Sumsel Mulai Operasi Keselamatan Musi 2026, Fokus Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan


inas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Selatan mencatat bahwa keberadaan tenaga kerja asing (TKA) di wilayah Sumatera Selatan pada tahun 2025 masih didominasi oleh warga negara China.--Foto : Suryadi - PALTV

Kabupaten Muara Enim tercatat sebagai wilayah dengan jumlah TKA terbanyak, yakni mencapai 51 persen dari total keseluruhan TKA yang ada di Sumatera Selatan.

Hal ini tidak terlepas dari banyaknya proyek strategis nasional, khususnya di sektor energi dan pertambangan, yang beroperasi di wilayah tersebut dan melibatkan tenaga ahli dari luar negeri.

Sementara itu, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berada di posisi berikutnya dengan persentase TKA sekitar 14 persen. Adapun sisanya tersebar di Kota Palembang serta kabupaten dan kota lain di Sumatera Selatan, meskipun dengan jumlah yang relatif lebih kecil.

Persebaran ini mencerminkan kebutuhan tenaga kerja asing yang umumnya disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan industri di masing-masing daerah.

BACA JUGA:17 Ribu Pelanggan Perumda Tirta Musi Terdampak Pemadaman Distribusi Air Sementara

BACA JUGA:PKL di Bawah Jembatan Ampera 7 Ulu Ditertibkan, Praktik Tuak dan Penjahit Bahu Jalan Jadi Sorotan


Kepala Disnakertrans Provinsi Sumatera Selatan, Indra Bangsawan, menjelaskan bahwa sebaran TKA di wilayah Sumatera Selatan tidak merata dan cenderung terpusat di daerah-daerah yang menjadi lokasi proyek besar dan kawasan industri. --Foto : Suryadi - PALTV

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id