Emas Makin Mahal, Jangan Asal Beli! Ini Strateginya

Emas Makin Mahal, Jangan Asal Beli! Ini Strateginya

investasi emas tetap dinilai relevan selama dilakukan dengan strategi yang tepat.--adira.co.id,

PALTV.CO.ID,- Harga emas terus mencatatkan tren kenaikan dalam beberapa bulan terakhir. Ketidakpastian ekonomi global, gejolak pasar keuangan, serta dinamika politik internasional membuat logam mulia kembali dilirik sebagai aset lindung nilai atau safe haven.

Kondisi ini mendorong minat masyarakat untuk mulai berinvestasi emas, meski di sisi lain muncul kekhawatiran harga sudah terlanjur tinggi.

Di tengah situasi tersebut, investasi emas tetap dinilai relevan selama dilakukan dengan strategi yang tepat.

Emas memiliki karakter tahan inflasi dan cenderung menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang. Karena itu, emas lebih cocok dijadikan instrumen perlindungan aset ketimbang sarana spekulasi jangka pendek.

Salah satu strategi penting dalam berinvestasi emas adalah menjadikannya sebagai bagian dari diversifikasi portofolio.

Alokasi ideal emas berada di kisaran 5–15 persen dari total aset, sehingga risiko investasi tidak bertumpu pada satu instrumen saja. Dengan cara ini, fluktuasi pada aset lain dapat diredam oleh stabilitas emas.

BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Sumsel Lakukan Perbaikan Deskripsi Indikasi Geografis Kain Jumputan Gambir Musi Banyuasin

BACA JUGA:LCGC Masih Diminati! Ini Update Harga Brio, Agya, hingga Sigra

Strategi berikutnya adalah melakukan pembelian saat harga mengalami koreksi.

Penurunan harga, terutama yang dipicu ekspektasi penurunan suku bunga global atau sentimen ekonomi tertentu, bisa menjadi momentum akumulasi.

Namun, mengingat waktu koreksi sulit diprediksi, investor juga dapat menggunakan metode dollar cost averaging (DCA), yaitu membeli emas secara rutin dengan nominal tetap. Metode ini membantu meredam risiko fluktuasi harga dan melatih disiplin investasi.

Dari sisi bentuk, emas batangan lebih disarankan dibandingkan emas perhiasan. Emas batangan memiliki kemurnian yang lebih terjaga dan likuiditas yang tinggi.


investasi emas tetap dinilai relevan selama dilakukan dengan strategi yang tepat.--Chat GPT image

Selain itu, harga jualnya relatif seragam di berbagai gerai, berbeda dengan emas perhiasan yang umumnya dikenakan biaya tambahan seperti ongkos pembuatan dan desain.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber