Rupiah Merana, Transaksi Money Changer di Palembang Meningkat

Rupiah Merana, Transaksi Money Changer di Palembang Meningkat

Aktivitas penukaran valuta asing di salah satu money changer Palembang terlihat ramai akibat melemahnya rupiah.--Foto : Hafid Zainul - PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Pelemahan nilai tukar rupiah berdampak pada meningkatnya aktivitas penukaran valuta asing di PALEMBANG.

Berdasarkan pantauan tim PALTV, money changer terpantau ramai didatangi masyarakat, seiring penguatan dolar Amerika Serikat yang mendekati level Rp 17.000 per dolar AS.

Asisten District Manager PT H. La Tunrung Money Changer Palembang, Ainun mengatakan, tren permintaan penukaran valuta asing belakangan ini mengalami peningkatan. Dolar Amerika Serikat masih menjadi mata uang yang paling banyak ditukarkan masyarakat.

“Kalau dolar naik, umumnya kami justru diuntungkan. Valuta asing yang paling banyak ditukar itu dolar. Saat kurs menguat, transaksi biasanya ramai dan cukup crowded,” ujar Assistant Direct Manager PT H. La Tunrung Money Changer Palembang, Ainun, Kamis, 22 Januari 2026.


Transaksi money changer meningkat seiring penguatan dolar AS mendekati Rp17 ribu.--Foto : Hafid - PALTV

BACA JUGA:Pastikan stok LPG Aman dan Tepat Sasaran, Herman Deru Tinjau langsung SPPBE Ogan Ilir

BACA JUGA:Ratusan Warga Gunung Megang Dalam Geruduk Kantor Bupati Muara Enim

Ainun menjelaskan, selain dolar AS, sejumlah mata uang lain juga banyak ditukarkan masyarakat, seperti ringgit Malaysia, baht Thailand, dan riyal Arab Saudi. Kebutuhan penukaran valuta asing umumnya digunakan untuk perjalanan ke luar negeri, tabungan, hingga investasi.


Asisten District Manager PT H. La Tunrung Money Changer Palembang, Ainun mengatakan, tren permintaan penukaran valuta asing belakangan ini mengalami peningkatan.--Foto : Hafid Zainul - PALTV

“Selain untuk ke luar negeri, masyarakat juga menukar uang untuk tabungan dan investasi. Tren permintaan penukaran uang memang meningkat,” kata Ainun.

Kondisi ini turut dirasakan calon jemaah umrah. Salah seorang pengunjung money changer, Susi mengaku menukar riyal Arab Saudi lebih awal untuk kebutuhan ibadah.


Salah seorang pengunjung money changer, Susi mengaku menukar riyal Arab Saudi lebih awal untuk kebutuhan ibadah.--Foto : Hafid Zainul - PALTV

“Kami menukar riyal karena keperluan umrah. Ditukar sekarang supaya tidak repot di sana. Apalagi setelah melihat pemberitaan rupiah hampir menyentuh 17 ribu, kami juga khawatir nilai tukar semakin kecil,” ujar salah seorang pengunjung, Susi.

BACA JUGA:Alm H. Halim akan Disholatkan di Masjid Agung Palembang, Dimakamkan di Pemakaman Keluarga

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id