Kebakaran Hutan dan Lahan: Ancaman Global yang Memerlukan Tindakan Segera

Senin 21-08-2023,15:11 WIB
Reporter : ryan kusuma
Editor : Hanida Syafrina

PALEMBANG, PALTV.CO.ID,- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) adalah fenomena destruktif yang merugikan tidak hanya lingkungan, tetapi juga kesehatan manusia dan ekonomi.

Karhutla telah menjadi masalah serius di berbagai belahan dunia, dengan dampak yang meluas dan konsekuensi jangka panjang. Terlebih memasuki kemarau panjang dan pemanasan global di penjuru dunia, menyebabkan terjadi kebakaran hutan dan lahan yang meluas.


Kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman global yang butuh tindakan antisipasi dan pengendalian yang cepat.--instagram.com/@iar_indonesia

Baru baru ini kebakaran lahan yang merambat ke pusat penduduk terjadi di Hawai Amerika Serikat. Lebih 100 orang tewas, dan ratusan penduduk kehilangan tempat tinggal.

Kejadian ini dipicu kebakaran hutan yang ditiup badai angin hingga merambah ke kota dan menimbulkan kebakaran besar yang mencekam. Efek kerugian luar biasa dirasakan penduduk Amerika dan sekitarnya.

BACA JUGA:Tradisi Unik Presiden Amerika Memaafkan Kalkun, Kenapa, ya?

Di Indonesia sendiri, kebakaran hutan dan lahan bukan jadi cerita baru. Kebiasaan perusahaan besar bidang perkebunan maupun kebiasaan masyarakat membuka lahan dengan membakar jadi hal yang selalu dievaluasi.

Pembukaan lahan seharusnya zero burn. Pembukaan lahan dengan cara membakar merupakan  tindakan kriminal yang diatur undang-undang dengan hukuman berat.

Metode Land Clearing dengan membakar mungkin sudah berkurang. Masalah lain muncul, karena pemanasan global yang menyebabkan kekeringan panjang dan memicu percikan api akibat gesekan ranting yang menyebar dan menimbulkan kebakaran hutan dengan mudah.

Perubahan Iklim yang menyebabkan kebakaran hutan melepaskan karbon dioksida dan gas rumah kaca lainnya, berkontribusi pada pemanasan global.

BACA JUGA:Ratusan Hektar Kawasan Kumuh di Palembang belum Tertangani

Dampak dari kebakaran lahan dan hutan ini sudah pasti sangat merugikan. Terutama kabut asap yang jadi ciri khas Indonesia saat masuk musim kemarau panjang.

Bahkan tidak jarang akibat kabut asap yang tebal ini merambah negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Sehingga kualitas udara yang buruk menyebar kemana-mana.

Selain kabut asap, terjadi juga kerusakan Lingkungan. Kebakaran hutan menghancurkan ekosistem alami dan merusak keanekaragaman hayati. Karhutla dapat menyebabkan kematian langsung dan penyakit akibat panas dan oksigen yang tercemar.

Upaya Pengendalian dan Pencegahan Karhutla sudah sering dilakukan. Berbagai upaya agar kebakaran hutan tidak terjadi sudah jadi agenda pemerintah setiap tahunnya.

Kategori :