PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Dari target 3.259 gerai Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Sumatera Selatan, saat ini baru sekitar 1.600 gerai koperasi yang mulai dilakukan tahap pembangunan.
Bahkan dari jumlah tersebut, baru 303 gerai Koperasi Merah Putih yang siap beroperasi di Sumatera Selatan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan, Amiruddin, mengatakan lambatnya proses pembangunan Koperasi Merah Putih di Sumatera Selatan akibat keterbatasan lahan pembangunan.
Lantaran tahap pertama pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih harus memenuhi ukuran lahan 1.000 meter persegi, dengan luas bangunan 20 x 30 meter.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan, Amiruddin--Foto : Ekky - PALTV
BACA JUGA:Polres Ogan Ilir Panen 12 Ton Jagung dari Lahan 3 Hektar
BACA JUGA:Arus Lalu Lintas Tol Keramasan Masih Normal Saat Libur Panjang
"Kalo koperasi yang akan di bangun di sumsel 3.259 koperasi, tapi tidak seluruhnya tersedia lahan, karna regulasinya harus memenuhi luas lahan 1000 meter, dengan bangun 20x30" kata Amiruddin, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov. Sumsel
Sementara itu, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyebut saat ini pembangunan koperasi di Kota Palembang masih terkendala aset lahan. Sehingga dari 107 koperasi yang akan dibangun, saat ini baru 8 gerai Koperasi Merah Putih yang selesai 100 persen, dan 11 gerai lainnya masih dalam proses pembangunan.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa,--Foto : Ekky - PALTV
"Kebetulan di Palembang ada 8 yang sudah 100 persen, dan saat ini terbanyak di level kota besar, tinggal 11 lagi yang belum 100 persen, terus akan kita genjot, tapi memang kendala kita adalah masalah aset, mangkanya kita minta pak sekda sumsel bantu masalah aset mendirikan koperasi" kata Ratu Dewa, Wali Kota Palembang.
Target 3.259 koperasi, tapi tidak seluruhnya tersedia lahan, karna regulasinya harus memenuhi luas lahan 1000 meter, dengan bangun 20x30--Foto : Ekky - PALTV
Sementara itu, pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih merupakan program pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mengentaskan kemiskinan di tingkat desa dan kelurahan.