Faktor paling utama yang memengaruhi harga emas batangan adalah tingkat kemurniannya.
BACA JUGA:Jenis Perhiasan Emas yang Populer dan Banyak Digemari di Indonesia
BACA JUGA:Mengapa Perhiasan Emas Tetap Jadi Pilihan Favorit? Ini 7 Keunggulannya
Emas batangan umumnya memiliki kadar emas mencapai 99,99 persen atau dikenal sebagai emas 24 karat.
Tingkat kemurnian yang sangat tinggi inilah yang membuat nilainya lebih mahal di pasaran.
Berbeda dengan emas batangan, emas perhiasan biasanya tidak dibuat dari emas murni sepenuhnya.
Perhiasan umumnya dicampur dengan logam lain seperti tembaga, perak atau palladium.
BACA JUGA:Perhiasan Emas untuk Anak Bukan Sekadar Pelengkap Penampilan
BACA JUGA:Pilih Motor atau Mobil? Begini Cara Orang Cerdas Mengatur Keuangan
Emas batangan umumnya memiliki kadar emas mencapai 99,99 persen atau dikenal sebagai emas 24 karat.--magnific.com/@freepik
Campuran tersebut bertujuan agar tekstur emas menjadi lebih kuat dan tidak mudah rusak saat digunakan sehari-hari.
Sebagai contoh, cincin atau gelang emas yang sering dipakai biasanya memiliki kadar 18 karat atau 22 karat. Artinya, kandungan emas murninya tidak mencapai 100 persen.
Karena kadar emasnya lebih rendah, harga emas perhiasan pun cenderung lebih murah dibandingkan emas batangan.
Semakin tinggi kandungan emas murni pada suatu produk, semakin tinggi pula nilai jualnya. Itulah sebabnya emas batangan selalu menjadi pilihan utama bagi investor.
BACA JUGA:Cara Ajukan KUR BRI 2026 Secara Online dan Offline, Ini Syarat Lengkapnya
BACA JUGA:Beli Cincin Emas Lamaran Jangan Sampai Salah Pilih