Bukit Asam PT. BA

Dunia Usaha di Palembang Waspadai Dampak Rupiah melemah terhadap Dolar AS

Dunia Usaha di Palembang Waspadai Dampak Rupiah melemah terhadap Dolar AS

Pelemahan nilai tukar rupiah dinilai berpotensi meningkatkan biaya produksi dan harga barang di berbagai sektor usaha.--Foto : AI_Chatgpt_image - PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Palembang mengungkapkan kekhawatiran terhadap dampak pelemahan nilai tukar rupiah yang kini menyentuh Rp17.603 per dolar Amerika Serikat.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu kenaikan harga barang di berbagai sektor usaha di Kota Palembang.

Ketua APINDO Kota Palembang, Gordon Butar-butar mengatakan, pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika memberikan tekanan langsung terhadap struktur biaya dunia usaha.

Pasalnya, sejumlah sektor industri nasional masih bergantung pada bahan baku impor sehingga kenaikan kurs dolar akan berdampak pada biaya produksi.

BACA JUGA:Tumpukan Sampah Liar Masih Marak Meski Denda Rp500 Ribu Diberlakukan di Palembang

BACA JUGA:Jangan Coba-coba Ya... !! ASN Nongkrong di Jam Kerja Ditindak Tegas


Ketua APINDO Kota Palembang, Gordon Butar-butar mengatakan, pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika memberikan tekanan langsung terhadap struktur biaya dunia usaha. --Foto : Ekky - PALTV

"Dengan melemahnya rupiah terhadap dolar, tentu akan berdampak pada dunia usaha, karena setiap barang pasti akan menyesuaikan sehingga akan berdampak pada penyesuaian harga" kata Gordon

Menurutnya, situasi ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah, baik pusat maupun daerah, agar stabilitas nilai tukar rupiah dapat kembali terjaga dan tidak semakin membebani pelaku usaha.

Selain berdampak pada dunia usaha di Palembang, pelemahan rupiah juga dinilai dapat memengaruhi target pertumbuhan ekonomi daerah. Jika kondisi ini terus berlanjut, daya beli masyarakat hingga aktivitas industri dikhawatirkan ikut mengalami penurunan.

"Kami berharap sebagai pengusaha, agar pemerintah dapat seger mengintervensi terhadap penyelesaian masalah akibat melemahnya rupiah terhadap dolar" tambah Gordon

BACA JUGA:Jangan Salah! Ini Teknik Aman Mengendarai Mobil Matic di Tanjakan Curam

BACA JUGA:Setelah Operasi Kedua, Korban Kecelakaan Bus ALS Menghembuskan Napas Terakhir


Fluktuasi kurs tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi, tetapi juga sentimen global.--freepik.com/@freepik

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id

Berita Terkait