Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik, Daya Beli Masyarakat Tetap Stabil

Rabu 22-04-2026,17:07 WIB
Reporter : Suryadi
Editor : Devi Setiawan

“Dampak langsung terhadap inflasi relatif rendah, tetapi mengingat LPG 12 kilogram juga banyak dikonsumsi oleh warung/UMKM, multiplier effect kenaikan tersebut akan dirasakan juga oleh masyarakat ekonomi bawah,” jelasnya.

Artinya, meskipun masyarakat kelas menengah atas tidak terlalu terbebani, kenaikan biaya operasional bagi pelaku usaha kecil berpotensi mendorong kenaikan harga barang dan jasa yang mereka tawarkan.

BACA JUGA:Infrastruktur EV di Ibu Kota Makin Lengkap, Pemprov DKI Jakarta Apresiasi PLN

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Dorong Posbankum Desa Lebih Responsif Layani Masyarakat


Multiplier effect kenaikan LPG nonsubsidi 12 kilogram dirasakan juga oleh masyarakat ekonomi bawah.-Suryadi-PALTV

Dampak berantai inilah yang secara perlahan bisa dirasakan oleh masyarakat luas, termasuk kelompok ekonomi bawah.

Dari sisi penjualan di lapangan, Rusli mengungkapkan bahwa respons konsumen pada hari pertama kenaikan harga cukup terasa.

Banyak pelanggan yang terkejut, sehingga jumlah pembelian sempat menurun. Namun kondisi tersebut tidak berlangsung lama.

“Hari pertama konsumen agak kaget, pembeli juga tidak terlalu banyak. Tapi di hari kedua, penjualan sudah kembali normal,” tambahnya.

BACA JUGA:Cas Kilat Tapi Tetap Aman! Ini Rahasia Moto Pad 2026

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Merek Kolektif dan Indikasi Geografis

Rusli juga menegaskan bahwa kenaikan harga LPG 12 kilogram ini tidak berkaitan dengan subsidi pemerintah, karena produk tersebut memang merupakan kategori nonsubsidi.

Dengan demikian, perubahan harga lebih dipengaruhi oleh mekanisme pasar dan kebijakan penyesuaian dari pihak terkait.


Kenaikan harga LPG non subsidi 12 kilogram memang membawa dampak, namun masih dalam batas yang dapat dikendalikan.-Suryadi-PALTV

Secara keseluruhan, kenaikan harga LPG non subsidi 12 kilogram memang membawa dampak, namun masih dalam batas yang dapat dikendalikan. Baik dari sisi daya beli masyarakat maupun stabilitas ekonomi, situasinya dinilai tetap aman.

Meski begitu, perhatian terhadap efek lanjutan, khususnya bagi pelaku UMKM dan masyarakat berpenghasilan rendah, tetap menjadi hal penting agar kebijakan harga tidak menimbulkan beban yang lebih luas di kemudian hari.

Kategori :