Geger!! Warga Gelumbang Temukan Mayat Lansia di Kebun Karet
Personel Polsek Gelumbang melakukan olah TKP penemuan mayat perempuan lanjut usia di area kebun karet.--Foto : Mardiansyah - PALTV
MUARA ENIM PALTV.CO.ID – Warga Lingkungan 1, Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten MUARA ENIM digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan lanjut usia di area kebun karet, Rabu 22 April 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban diketahui bernama Palahia (87), warga RT 05 RW 01 Kelurahan Gelumbang, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak beberapa hari lalu dan ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan posisi terlentang di kebun karet oleh warga.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. "Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban diketahui terakhir kali meninggalkan rumahnya pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB," ujar Kasi Humas AKP RTM Situmorang, Kamis 23 April 2026.
Lanjut Kasi Humas, sejak saat itu, korban tidak kembali ke rumah dan sempat dilakukan pencarian oleh pihak keluarga bersama warga selama kurang lebih 11 hari. "Setelah ditemukan, warga langsung berkoordinasi dengan pihak Polsek Gelumbang untuk dilakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP)," jelasnya.
BACA JUGA:Hujan deras picu banjir di Jalintim Palembang–Betung, Arus lalu lintas lumpuh
BACA JUGA:Terbukti Jual Lahan Negara, Mantan Kades Divonis 5 Tahun Penjara

Korban diketahui bernama Palahia (87), warga RT 05 RW 01 Kelurahan Gelumbang, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak beberapa hari lalu dan ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan posisi terlentang di kebun karet oleh warga.--Foto : Mardiansyah - PALTV
Ia menerangkan bahwa, polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi terkait peristiwa tersebut. "Dari hasil olah TKP, petugas menemukan barang bukti berupa satu buah tas selempang warna hitam milik korban," terangnya.
Kasi Humas memastikan bahwa, pihak kepolisian telah melakukan evakuasi terhadap jasad korban serta berkoordinasi dengan keluarga. "Selain itu, polisi juga terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kematian korban," bebernya.
Di sisi lain, pihak keluarga korban telah membuat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi. "Meski demikian, penyelidikan tetap kami lakukan untuk memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kejadian ini,"pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id

