Untuk bersaing di pasar ASEAN yang sensitif terhadap harga, VinFast menerapkan strategi pricing yang agresif. Mereka menawarkan kendaraan listrik dengan harga kompetitif, bahkan mendekati kendaraan berbahan bakar konvensional.
Selain itu, VinFast juga menghadirkan berbagai pilihan produk:
Mobil listrik keluarga
SUV premium
Kendaraan komersial
Motor listrik
Diversifikasi ini membuat mereka mampu menjangkau berbagai lapisan konsumen, dari kelas menengah hingga premium.
7. Perluasan Jaringan Dealer dan Showroom
Dalam upaya memperkuat kehadiran di ASEAN, VinFast juga membangun jaringan distribusi secara agresif. Di Indonesia saja, perusahaan ini telah membuka puluhan showroom dan berencana menambah lebih dari 100 outlet baru.
Selain showroom, VinFast juga mulai beralih ke model distribusi berbasis dealer untuk mengurangi biaya operasional dan mempercepat ekspansi.
Strategi ini memungkinkan mereka menjangkau konsumen lebih luas dalam waktu singkat.
8. Target Ambisius dan Skala Produksi
VinFast tidak bermain setengah-setengah. Mereka menargetkan pengiriman hingga 300.000 unit kendaraan listrik secara global pada 2026.
Ambisi ini menunjukkan bahwa ASEAN bukan sekadar pasar tambahan, melainkan bagian inti dari strategi global mereka.
Saat ini, meskipun sebagian besar penjualan masih berasal dari Vietnam, ekspansi ke negara seperti Indonesia dan Filipina terus meningkat.
9. Keunggulan sebagai Brand Regional ASEAN