Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panas, BMKG Imbau Waspada Karhutla di Sumsel

Kamis 02-04-2026,17:17 WIB
Reporter : Muhamad Aidil
Editor : Muhadi Syukur

“Wilayah Sumatera Selatan yang memiliki lahan gambut cukup luas berpotensi mengalami peningkatan hotspot dan kebakaran hutan dan lahan yang dapat menyebabkan bencana asap, sehingga perlu diantisipasi sejak dini,” tegasnya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dalam kondisi apapun, terutama saat memasuki puncak musim kemarau. Selain itu, pemerintah daerah juga diminta aktif melakukan sosialisasi pencegahan karhutla di wilayah rawan.

Di sisi lain, suhu udara selama musim kemarau diperkirakan berada pada kisaran 27 hingga 34 derajat Celsius. Masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan seperti Palembang, diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan pada siang hari.


BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dalam kondisi apapun, terutama saat memasuki puncak musim kemarau--Foto : M. Aidil - PALTV

BACA JUGA:Oppo K15 Pro Plus & K15 Pro Resmi Diluncurkan

BACA JUGA:45 Jemaah Umroh Paket 14 Hari Diberangkatkan Holiday Angkasa Wisata dengan Ethiopian Airlines

“Untuk masyarakat, kami himbau agar tidak banyak melakukan aktivitas di luar ruangan saat siang hari karena cuaca akan terasa lebih panas,” ujarnya.

BMKG juga mengingatkan bahwa pada masa peralihan musim, masih terdapat potensi hujan mendadak yang dapat disertai angin kencang dan petir. Kondisi ini perlu diwaspadai agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan.

Dengan kondisi tersebut, seluruh pihak diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan sejak dini guna meminimalisir dampak kemarau, terutama risiko karhutla di wilayah Sumatera Selatan.

Kategori :