Panic Buying BBM Sempat Picu Antrean Panjang, Kini SPBU di Palembang Kembali Normal

Rabu 01-04-2026,16:20 WIB
Reporter : Suryadi
Editor : Muhadi Syukur

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Suasana Kota Palembang pada akhir Maret sempat diwarnai kepanikan warga akibat isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dikabarkan akan terjadi pada awal April. Kekhawatiran tersebut memicu fenomena panic buying di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

Antrean panjang kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terlihat mengular sejak sore hingga malam hari di berbagai titik SPBU. Bahkan, di beberapa lokasi, kepadatan antrean menyebabkan arus lalu lintas di sekitar area SPBU menjadi tersendat.

Warga berbondong-bondong mengisi penuh tangki kendaraan mereka, khawatir harga BBM akan melonjak dalam waktu dekat. Situasi ini mencerminkan tingginya keresahan masyarakat terhadap isu yang beredar, meskipun belum ada kepastian resmi terkait kenaikan harga.

Namun, kondisi berbeda justru terlihat pada Rabu pagi hingga siang hari, 1 April 2026. Sejumlah SPBU di Kota Palembang terpantau kembali beroperasi normal seperti biasanya. Tidak tampak lagi antrean panjang seperti yang terjadi sehari sebelumnya. Aktivitas pengisian BBM berjalan lancar, dan kendaraan dapat langsung dilayani tanpa harus menunggu lama.

BACA JUGA:Pegawai Indomaret Ditodong Senpi di Sekayu, Uang Setoran Rp19,8 Juta Raib

BACA JUGA:Kebakaran Hebat Sumur Minyak Ilegal di Keluang Muba, Puluhan Kendaraan Hangus


Aktivitas Pengisian BBM yang Lancar di Palembang--Foto : Suryadi - PALTV

Agung, selaku pengawas SPBU Romi Herton Demang, menjelaskan bahwa lonjakan antrean memang sempat terjadi pada sore hingga malam hari sebelumnya. Menurutnya, hal itu dipicu oleh kepanikan masyarakat terhadap isu kenaikan harga BBM. 

“Memang sempat terjadi antrean panjang mulai sore hingga malam kemarin. Namun, pada pagi hari per tanggal 1 April 2026, antrean BBM di SPBU kembali normal,” ujar Agung.

Ia juga menegaskan bahwa untuk BBM jenis Pertalite di SPBU yang diawasi, tidak mengalami kekosongan selama berlangsungnya antrean tersebut. Pasokan tetap tersedia dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, meskipun terjadi peningkatan permintaan dalam waktu singkat.


Agung, selaku pengawas SPBU Romi Herton Demang, menjelaskan bahwa lonjakan antrean memang sempat terjadi pada sore hingga malam hari sebelumnya. Menurutnya, hal itu dipicu oleh kepanikan masyarakat terhadap isu kenaikan harga BBM. --Foto : Suryadi - PALTV

Di sisi lain, Muhammad Riski Permana, salah satu warga Palembang, mengaku sempat merasa khawatir dengan isu kenaikan harga BBM tersebut. Ia menilai bahwa kenaikan harga BBM akan berdampak luas terhadap perekonomian masyarakat, terutama pada harga barang kebutuhan sehari-hari. 

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel dan Ditjen AHU Sinergi Perkuat Peran PPNS

BACA JUGA:Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tidak Naik, PLN Siap Jaga Kualitas Layanan


Muhammad Riski Permana, salah satu warga Palembang, mengaku sempat merasa khawatir dengan isu kenaikan harga BBM tersebut. --Foto : Suryadi - PALTV

Kategori :