Yamaha Tiara S120
Motor ini hadir pada 2001 dengan konsep ayam jago dan didatangkan secara CBU. Dibekali mesin dua tak 120 cc yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 17 PS, performanya tergolong kuat pada masanya.
Namun harga yang cukup mahal serta kondisi ekonomi yang masih dalam masa pemulihan pasca krisis moneter membuat motor ini kurang diminati.
Yamaha Force F1
Diluncurkan pada 2013, Yamaha Force F1 merupakan penerus lini Vega. Motor ini sudah menggunakan teknologi injeksi dan desain sporty yang ramping.
BACA JUGA:PALTV Gelar Jalan Sehat HUT Palembang, Ajak Warga Hidup Sehat
BACA JUGA:Songket Palembang Segera Tercatat Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Sumsel Kawal Prosesnya
Meski demikian, saat itu pasar Indonesia mulai didominasi skuter matik sehingga penjualan motor bebek menurun. Akibatnya Force F1 hanya bertahan sekitar dua tahun sebelum digantikan model lain.
Yamaha Lexam
Yamaha juga sempat mencoba konsep bebek matik melalui Yamaha Lexam pada 2011. Motor ini menggunakan mesin 120 cc dengan transmisi CVT.
Walaupun menawarkan kenyamanan berkendara, konsep tersebut dianggap “tanggung” oleh konsumen karena berada di antara motor bebek dan skutik. Produksinya akhirnya dihentikan pada 2013.
Yamaha Xeon
Skuter matik Yamaha Xeon pertama kali diperkenalkan pada 2010 dan sempat mendapat pembaruan menjadi Xeon RC.
Motor ini memiliki mesin 125 cc berpendingin cairan dengan tenaga sekitar 12,4 HP. Meski spesifikasinya cukup baik, konsumsi bahan bakar yang dianggap boros membuat penjualannya kalah dibanding model lain seperti Mio.
BACA JUGA:Penipuan Digital Kian Marak Jelang Idulfitri, Warga Diminta Waspada
BACA JUGA:TMMD ke-127 Kodim 0432/Bangka Selatan Bangun Jalan hingga Sumur Bor di Desa Penutuk