PALTV.CO.ID,- Industri sepeda motor dunia tidak lepas dari nama Honda. Sejak 1959, pabrikan asal Jepang ini dikenal sebagai produsen motor terbesar di dunia dengan kapasitas produksi lebih dari 14 juta unit setiap tahun.
Dominasi Honda juga terasa kuat di Indonesia, dengan angka produksi sekitar 5,8 juta unit per tahun.
Meski terkenal inovatif dan sering menjadi acuan bagi produsen lain, tidak semua motor Honda berhasil meraih kesuksesan di pasar. Beberapa model motor bahkan terbilang gagal menarik minat konsumen.
Honda Karisma
Salah satu produk Honda yang kurang berhasil di pasar Indonesia adalah Honda Karisma. Motor yang diluncurkan pada awal tahun 2000-an ini sebenarnya dirancang untuk menggantikan popularitas Honda Legenda yang kala itu sangat diminati.
Sayangnya, desain Karisma dinilai kurang menarik oleh sebagian konsumen.
BACA JUGA:Holiday Angkasa Wisata Berbagi Informasi Umroh dan Haji dalam Talkshow BSI Fest Ramadan di PIM
BACA JUGA:Mahasiswa Belajar Strategi Mengatur Keuangan Sejak Bangku Kuliah
Bagian belakang motor dianggap terlalu besar dan lebar sehingga terlihat bongsor. Padahal pada masa peluncurannya, motor ini sudah menawarkan inovasi menarik seperti indikator bahan bakar digital, yang saat itu masih jarang digunakan pada motor bebek.
Namun inovasi tersebut tidak cukup untuk meningkatkan penjualan. Honda hanya merilis dua varian, yaitu Karisma dan Karisma X, sebelum akhirnya model ini perlahan menghilang dari pasar.
Honda CS1
Produk berikutnya adalah Honda CS1 (City Sport One). Motor ini memiliki konsep unik karena memadukan desain motor bebek dengan motor sport.
Tampilan depan terinspirasi dari desain motor sport seperti CBR dengan gaya agresif ala MotoGP, sementara bagian setang masih menggunakan model khas motor bebek.
Dominasi Honda juga terasa kuat di Indonesia, dengan angka produksi sekitar 5,8 juta unit per tahun.--youtube@update pro
Velg bergaya sporty serta desain bodi belakang yang menyerupai tangki motor sport juga menjadi ciri khasnya.