Investor Serbu Emas, Harga Melambung di Tengah Gejolak Ekonomi

Jumat 13-02-2026,07:38 WIB
Reporter : evi
Editor : Hanida Syafrina

Meski demikian, otoritas moneter melakukan berbagai langkah stabilisasi, mulai dari intervensi di pasar spot, non-deliverable forward (NDF), hingga domestic NDF.

Kebijakan tersebut membantu meredakan gejolak dan mengembalikan kepercayaan pelaku pasar dalam beberapa hari terakhir.

Dari sisi global, kebijakan perdagangan Amerika Serikat turut memperburuk sentimen. Penerapan tarif impor terhadap sejumlah negara mitra dagang memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi dunia.

Ketegangan tersebut membuat pasar keuangan bergejolak dan mendorong investor mencari aset pelindung nilai.

Selain itu, eskalasi konflik geopolitik di beberapa wilayah, termasuk Eropa Timur dan Timur Tengah, ikut menambah tekanan.

BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Sumsel dan PALTV Jalin Kerja Sama Publikasi Informasi Publik

BACA JUGA:Kejari Muara Enim Musnahkan Ratusan Gram BB Narkotika

Risiko perang berkepanjangan, ancaman sanksi ekonomi, hingga potensi gangguan rantai pasok global memperbesar ketidakpastian.


Harga logam mulia bahkan sempat menembus level 5.000 dolar Amerika Serikat per troy ounce--geminiAI

Dalam situasi seperti ini, emas cenderung dipandang sebagai penyimpan nilai yang lebih aman dibandingkan mata uang atau instrumen finansial lainnya.

Permintaan emas juga datang dari sektor domestik. Masyarakat mulai meningkatkan pembelian sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan inflasi dan pelemahan daya beli.

Faktor psikologis berperan kuat, di mana emas dianggap mampu menjaga nilai kekayaan di tengah kondisi ekonomi yang rapuh. Fenomena ini membuat harga tetap tinggi meskipun sudah berada di level rekor.

Namun, reli emas tidak sepenuhnya tanpa hambatan. Harga sempat terkoreksi setelah muncul sinyal stabilitas politik dan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih moderat di Amerika Serikat.

BACA JUGA:Portal Dilepas, Truk Bertonase Besar Kembali Melintas, Warga Sako Baru Resah

BACA JUGA:Kejari Muara Enim Musnahkan Ratusan Gram BB Narkotika

Perubahan persepsi pasar terhadap arah suku bunga menyebabkan sebagian investor merealisasikan keuntungan jangka pendek. Meski begitu, level harga masih jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Kategori :