Layar ponsel ini juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Meskipun masih menggunakan panel LCD dengan resolusi HD Plus (720p), tingkat kecerahannya mencapai 1.125 nits.
Hal ini membuat layar tetap terbaca jelas meski di bawah terik matahari siang hari.
Selain itu, refresh rate 120 Hz yang diusungnya memberikan pengalaman navigasi yang sangat mulus, sebuah fitur yang sangat mewah untuk ponsel di rentang harga satu jutaan rupiah.
Dapur pacu Oppo A6X ditenagai oleh chipset Snapdragon 685 yang dipadukan dengan penyimpanan berteknologi UFS 2.2.
Penggunaan UFS memberikan kecepatan transfer data dan multitasking yang lebih responsif dibandingkan teknologi EMMC yang umum digunakan di kelas ini.
Hasil pengujian performa menunjukkan bahwa ponsel ini cukup handal untuk menjalankan game populer seperti Mobile Legends dengan stabil, meski tidak disarankan untuk game berat dengan grafis tinggi.
BACA JUGA:14 PMI Ilegal Korban Online Scam Asal Sumsel Dipulangkan dari Kamboja
Sektor kamera menjadi bagian yang cukup unik. Walaupun secara angka hanya dibekali kamera utama 13 MP, Oppo membuktikan bahwa besaran megapiksel bukanlah segalanya.
Satu hal yang paling mencuri perhatian adalah kapasitas baterainya yang mencapai 6.500 mAh.--youtube@sadapin tecno
Pengolahan gambar khas Oppo yang pintar membuat hasil foto tetap jernih dan warnanya hidup, terutama di siang hari.
Kelemahan baru terasa saat kondisi minim cahaya atau saat melakukan perbesaran gambar (zoom) yang menyebabkan detail pecah.
Menariknya, Oppo tidak memangkas fitur perangkat lunak pada model murah ini. Oppo A6X sudah menjalankan ColorOS 15 berbasis Android 15 dengan fitur AI yang lengkap.
Pengguna bisa menikmati fitur AI Eraser untuk menghapus objek yang mengganggu di foto, hingga AI LinkBoost 3.0 yang berfungsi meningkatkan stabilitas sinyal. Keberadaan fitur-fitur canggih ini membuat Oppo A6X terasa seperti ponsel premium versi ekonomis.
BACA JUGA:Heboh! Macan Dahan Masuk Permukiman Warga Lahat
BACA JUGA:Wali Kota Palembang Tunggu Regulasi Pengelolaan TWA Punti Kayu