PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Pihak pemerintah kota palembang melalui dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) mengakui jika hingga awal februari 2026 ini, kota palembang masih kekurangan jumlah pos damkar sesuai dengan wilayah manajemen kebakaran.
Menurut Kepala Dinas Damkarmat kota Palembang, Kemas Haikal, berdasarkan kajian kota Palembang idealnya memiliki sekitar 13 hingga 15 pos Damkar, namun saat ini Palembang hanya memiliki 8 pos Damkar, atau masih kurang 5 pos lagi.
“berdasarkan wilayah manajemen kebakaran kota Palembang, kota Palembang idealnya memiliki 13 sampai 15 pos, tetapi sekarang yang kita miliki hanya 8, jadi masih kurang.” ungkapnya.
Petugas damkar memadamkan api di Lorong Pancasila Palembang--Foto : Hafid - PALTV
Untuk hal tersebut, kekurangan pos Damkar ini akan dipenuhi secara bertahap lantaran masih ada sarana dan prasarana yang dharus dilengkapi sesuai sakal prioritas.
BACA JUGA:Perbaikan Jalan dan Jembatan Jadi Fokus Pembangunan Sumsel 2027
Kepala Dinas Damkarmat kota Palembang, Kemas Haikal, berdasarkan kajian kota Palembang idealnya memiliki sekitar 13 hingga 15 pos Damkar, namun saat ini Palembang hanya memiliki 8 pos Damkar, atau masih kurang 5 pos lagi.--Foto ; Sandy - PALTV
“ini akan kita lengkapi bertahap, karena kita masih banyak sarana dan prasarana prioritas.” lanjutnya.
Meski begitu, Haikal menegaskan jika pada tahun 2026 ini Damkarmat kota Palembang akan melakukan penambahan satu pos yang masih di luar wilayah majemen kebakaran, yakni di daerah Talang Putri karena dinilai sangat membutuhkan pos untuk menanggulangi potensi kebakaran bangunan.
“jadi tahun ini akan ada penambahan satu pos yang di luar wilayah manajemen kebakaran, yakni di Talang Putri sana.” tegas Haikal.