Emas dan berlian merupakan dua material yang paling sering dikaitkan dengan perhiasan mewah.--ig@ceo_ksdgold
Logam campuran inilah yang membuat emas menjadi lebih keras dan tidak mudah berubah bentuk.
Dibandingkan emas 24K yang sangat murni namun lunak, emas 18K jauh lebih kokoh sehingga cocok dijadikan perhiasan dengan desain detail dan penggunaan jangka panjang.
Nyaman Digunakan untuk Aktivitas Sehari-Hari
Perhiasan tidak hanya dipakai pada acara khusus, tetapi juga sering menjadi bagian dari penampilan harian.
BACA JUGA:Dinkes Sumsel Catat 131 Suspek Campak di Awal Tahun 2026
BACA JUGA:Taklukan MTsN 2 Palembang, SMPN 1 Muara Enim Melaju ke Final
Oleh karena itu, dibutuhkan material yang tidak mudah rusak atau tergores.
Emas 18K dikenal memiliki ketahanan yang baik terhadap benturan ringan dan gesekan, sehingga aman digunakan setiap hari tanpa khawatir cepat aus.
Tak heran jika banyak perhiasan elegan seperti cincin tunangan, gelang klasik, hingga kalung simpel untuk pemakaian harian dibuat dari emas 18K.
Lebih Aman bagi Kulit Sensitif
Bagi sebagian orang, penggunaan perhiasan tertentu dapat memicu iritasi atau reaksi alergi.
Hal ini biasanya disebabkan oleh kandungan logam campuran yang terlalu tinggi.
Pada emas 18K, persentase emas murninya cukup besar sehingga risiko iritasi kulit menjadi jauh lebih kecil.
Secara umum, semakin tinggi kadar emas, semakin rendah kemungkinan menimbulkan reaksi alergi.
BACA JUGA:Review Infinix Note Edge HP Tertipis Baterai Raksasa