PALTV.CO.ID- Di tengah tren kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) yang kian berkembang di Indonesia dan dunia, BYD Atto 2 menjadi salah satu model yang menarik perhatian.
SUV listrik kompak besutan pabrikan China ini tak hanya menawarkan desain modern dan fungsional untuk kebutuhan harian, tetapi juga menjanjikan biaya perawatan yang lebih rendah dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE).
Berikut ulasan lengkap mengapa BYD Atto 2 dinilai ramah di kantong dari sisi perawatan dan operasional.
1. Struktur Mobil Listrik Tekan Biaya Perawatan
Keunggulan utama mobil listrik seperti BYD Atto 2 terletak pada konstruksi dasarnya. Dibandingkan mobil bensin atau diesel, EV memiliki komponen mekanis yang jauh lebih sederhana, antara lain:
Tidak memerlukan penggantian oli mesin, busi, atau filter udara
Tidak menggunakan transmisi kompleks
Sistem regenerative braking membuat kampas rem lebih awet
Tidak memiliki sistem pendingin mesin konvensional
Komponen yang rutin diperiksa umumnya hanya rem, ban, suspensi, motor listrik, dan baterai. Alhasil, biaya servis berkala EV jauh lebih rendah dibandingkan mobil konvensional.
BACA JUGA:Seri Vivo V70 Akan Diluncurkan dengan Upgrade Kamera Besar, Model Elite Baru Dirumorkan
2. Perbandingan Biaya Operasional EV vs Mobil Bensin
Meski data resmi biaya servis BYD Atto 2 masih terbatas, pengalaman dari model BYD lain seperti Atto 1 bisa menjadi gambaran.
Sebagai perbandingan:
Mobil bensin rata-rata menghabiskan lebih dari Rp12 juta per tahun untuk bahan bakar, pajak, dan perawatan