Soal kecepatan, Talaria Komodo juga mencatat angka impresif. Motor trail listrik ini mampu melaju hingga 105 km/jam, sebuah capaian yang jarang ditemui di segmen motor listrik off-road.
Talaria kembali mencuri perhatian pecinta otomotif roda dua dengan menghadirkan sebuah motor trail listrik--oto.com
Untuk menyesuaikan kebutuhan pengendara, tersedia empat pilihan mode berkendara, yaitu Eco, Sport, Hyper, dan Reverse.
Mode Eco ditujukan untuk efisiensi daya, sementara Sport dan Hyper menghadirkan karakter yang lebih buas.
Kehadiran mode Reverse atau mundur menjadi nilai tambah, terutama saat pengendara harus bermanuver di medan sempit atau saat motor terjebak di jalur sulit.
BACA JUGA:Serah Terima Jabatan Kadiv P3H Kemenkum Sumsel, Hendrik Pagiling Pamit Tugas
BACA JUGA:Dari 3.258 Kopdes Merah Putih, baru 165 gerai beroperasi di Sumsel
Talaria juga membekali Komodo dengan sistem pengereman regeneratif yang dapat diatur dalam empat tingkat.
Fitur ini memungkinkan pengendara mengatur seberapa besar efek perlambatan saat melepas gas, sekaligus membantu mengembalikan sebagian energi ke baterai.
Dalam penggunaan off-road, sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memberikan kontrol tambahan saat melintasi turunan atau jalur teknis.
Berbeda dengan motor trail listrik berukuran mini yang banyak beredar, Komodo menggunakan ukuran roda trail sesungguhnya.
kemampuan motor trail konvensional berkapasitas besar, namun tetap mengusung konsep ramah lingkungan--oto.com
Roda depan berdiameter 21 inci dan roda belakang 18 inci, dipadukan dengan ban dari merek CST atau Maxxis tergantung pada konfigurasi.
Sektor kaki-kaki juga dirancang serius, dengan suspensi depan berupa garpu udara ruang ganda bertravel 250 mm dan suspensi belakang menggunakan peredam kejut udara dengan langkah 90 mm.
BACA JUGA:Gerbang Kesehatan Keluarga! Toko Daging dan Telur Wajib Bersertifikat NKV, Ini Alasan Pentingnya
BACA JUGA:Walikota Palembang Dorong Pengawasan Pelayanan Berbasis Digitalisasi