Siap Libas Medan Berat,Motor Trail Listrik 32 kW dengan Akselerasi Buas dan Top Speed 105 Km/Jam

Siap Libas Medan Berat,Motor Trail Listrik 32 kW dengan Akselerasi Buas dan Top Speed 105 Km/Jam

pabrikan asal Tiongkok tersebut menegaskan keseriusannya di segmen motor listrik off-road--oto.com

PALTV.CO.ID,- Talaria kembali mencuri perhatian pecinta otomotif roda dua dengan menghadirkan sebuah motor trail listrik yang benar-benar berada di level berbeda.

Melalui model terbaru bernama Talaria Komodo, pabrikan asal Tiongkok tersebut menegaskan keseriusannya di segmen motor listrik off-road berperforma tinggi.

Komodo bukan sekadar pembaruan kecil, melainkan lompatan besar yang membawa motor trail listrik semakin mendekati sensasi dan kemampuan motor trail konvensional berkapasitas besar, namun tetap mengusung konsep ramah lingkungan dan teknologi modern.

Dari sektor performa Talaria Komodo tampil sangat agresif. Motor listrik yang digunakan mampu menghasilkan tenaga puncak hingga 32 kW.

BACA JUGA:Bawa Barang Lebih Aman, Ini 7 Gantungan Barang Andalan di Motor

BACA JUGA:Perang Dunia III Jadi Isu Global, Bitcoin Akan Tumbang atau Justru Naik Kelas sebagai Safe Haven?

Angka ini menjadikannya sebagai motor produksi paling bertenaga yang pernah diperkenalkan Talaria.

Jika dibandingkan dengan mayoritas motor trail listrik yang beredar di pasaran, yang umumnya hanya menawarkan daya 6 hingga 10 kW, Komodo jelas berada di kelas tersendiri.

Dengan tenaga sebesar itu, motor ini tak lagi bisa dianggap sebagai kendaraan off-road ringan atau sekadar alternatif Sur Ron, melainkan sudah masuk kategori motor serius untuk pengendara berpengalaman.

Sumber tenaga Komodo berasal dari baterai lithium bertegangan 96V dengan kapasitas 45Ah atau setara lebih dari 4,3 kWh.

Kapasitas ini tergolong besar untuk sebuah motor trail listrik. Talaria mengklaim jarak tempuh maksimal mencapai 115 kilometer dengan kecepatan konstan sekitar 45 km/jam.

BACA JUGA:Serah Terima Jabatan Kadiv P3H Kemenkum Sumsel, Hendrik Pagiling Pamit Tugas

BACA JUGA:Walikota Palembang Dorong Pengawasan Pelayanan Berbasis Digitalisasi

Meski demikian, jarak tempuh tersebut tentu bersifat ideal dan sangat dipengaruhi oleh gaya berkendara, pemilihan mode, serta karakter medan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber