Kapasitas baterai tersebut juga memberikan rasa aman bagi pengguna yang kerap khawatir terhadap isu “range anxiety” atau kekhawatiran kehabisan daya di tengah perjalanan.
Dengan pola penggunaan harian di kota besar, pengisian daya tidak perlu dilakukan setiap hari, sehingga penggunaan mobil listrik menjadi semakin praktis dan efisien.
mobil listrik kota besar--foto: chat gpt
e-Platform 3.0, Fondasi Teknologi Ramah Lingkungan
Sebagai kendaraan listrik generasi terbaru, BYD Atto 2 dibangun di atas e-Platform 3.0, sebuah platform khusus kendaraan listrik yang dikembangkan BYD untuk mengoptimalkan efisiensi, keselamatan, dan performa.
Platform ini memungkinkan integrasi yang lebih baik antara baterai, motor listrik, dan sistem elektronik kendaraan.
Keunggulan e-Platform 3.0 tidak hanya berdampak pada efisiensi energi, tetapi juga pada pengurangan bobot dan pemanfaatan ruang yang lebih maksimal.
Dengan desain struktural yang dirancang sejak awal untuk kendaraan listrik, Atto 2 mampu menawarkan kabin lega meski berstatus SUV kompak, sekaligus meningkatkan stabilitas dan kenyamanan berkendara di lalu lintas perkotaan.
Material Interior Berkelanjutan
Komitmen BYD terhadap keberlanjutan tidak hanya tercermin dari teknologi penggeraknya, tetapi juga dari pemilihan material interior.
BYD Atto 2 menggunakan vegan leather ramah lingkungan pada jok dan beberapa elemen kabin. Material ini tidak hanya memberikan tampilan elegan dan modern, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada bahan berbasis hewani.
Selain itu, penggunaan material premium pada dasbor dan panel pintu dirancang agar lebih tahan lama dan mudah dirawat, sehingga memperpanjang usia pakai kendaraan.
Pendekatan ini sejalan dengan prinsip keberlanjutan, di mana produk dirancang untuk digunakan dalam jangka panjang dengan dampak lingkungan yang lebih rendah.
Efisiensi dan Performa untuk Kota Besar
Motor listrik BYD Atto 2 menawarkan akselerasi responsif yang sangat cocok untuk karakter lalu lintas kota besar yang dinamis.
Respons instan dari motor listrik memudahkan pengemudi saat berakselerasi dari kondisi berhenti, seperti di lampu merah atau kemacetan, tanpa konsumsi energi berlebihan.