Motor Listrik Ini Tembus 200 Km Tanpa Baterai Besar, Bikin Motor Konvensional Terancam

Jumat 16-01-2026,07:47 WIB
Reporter : alian afwu sugar
Editor : Hanida Syafrina

BACA JUGA:Donasi dan Pos Kesehatan Dibuka untuk 3.979 Warga Terdampak Banjir di OKI

BACA JUGA: PLN ULP Kayu Agung Perkuat Literasi Keselamatan Ketenagalistrikan melalui Sosialisasi Tulung Selapan

Kunci utama efisiensi Scorpio X1 terletak pada bagaimana energi digunakan.

Sistem penggeraknya dirancang agar konsumsi daya tetap rendah saat motor digunakan pada kecepatan konstan, seperti saat berkendara di dalam kota atau untuk kebutuhan komuter harian.

Energi tidak terbuang untuk menghasilkan tenaga berlebih yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Selain itu, motor ini sudah dibekali sistem regenerative braking yang mampu mengembalikan energi saat deselerasi ke dalam baterai.

Menariknya, pengaturan sistem ini dibuat halus dan nyaman, tidak terasa agresif seperti engine brake yang mengganggu.

Bobot juga menjadi faktor penting. Scorpio X1 memiliki bobot sekitar 165 kilogram termasuk baterai, angka yang tergolong efisien untuk motor listrik dengan spesifikasi dan fitur yang ditawarkan.

BACA JUGA:Holiday Angkasa Wisata Kembali Lepas 180 Jemaah Umroh Paket 13 Hari Lion Air

BACA JUGA:Desain Morbidelli C252V Disebut Mirip Motor Balap Kelas Dunia

Bobot yang tidak berlebihan membuat motor tidak perlu bekerja ekstra untuk menggerakkan massa, sehingga konsumsi energi bisa ditekan.


Scorpio X1 bukan sekadar motor listrik biasa apalagi sekadar motor konsep--youtube@automania

Dari sisi teknologi, Scorpio X1 mengandalkan sistem manajemen daya terintegrasi yang mengatur distribusi energi antara motor, baterai, dan sistem elektronik. Hasilnya, performa tetap konsisten namun penggunaan energi lebih terkendali.

Motor ini diklaim mampu mencapai kecepatan puncak sekitar 105 km/jam, cukup untuk penggunaan harian di jalan raya dan bukan sekadar kendaraan jarak dekat.

Untuk pengisian daya, Scorpio X1 mendukung pengisian AC dengan waktu pengisian dari nol hingga penuh sekitar empat jam.

Tidak ada klaim pengisian ultra-cepat, namun pendekatan ini dipilih demi menjaga umur baterai dan stabilitas performa dalam jangka panjang.

Kategori :