Ia menambahkan, peningkatan volume pekerjaan tersebut tidak dibarengi dengan tambahan penghasilan. Selain membersihkan TPS liar, petugas kebersihan juga kerap diminta mengangkut sampah milik perusahaan yang sejatinya berada di luar tanggung jawab mereka.
“Kami jadi kerja lebih banyak, tapi gaji tetap sama. Tidak hanya sampah TPS liar, sampah perusahaan juga sering ikut kami angkut,” tambahnya.
Warga berharap Pemerintah Kota Palembang melalui instansi terkait dapat segera menertibkan TPS liar di Jalan Gubernur Haji Bastari, sekaligus meningkatkan pengawasan agar pembuangan sampah sembarangan tidak kembali terjadi.