Aroma Tidak Sedap TPS Liar Ganggu Aktivitas Warga

Aroma Tidak Sedap TPS Liar Ganggu Aktivitas Warga

Tumpukan sampah di TPS liar Jalan Gubernur Haji Bastari Palembang--Foto : M. Aidil - PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID — Keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Jalan Gubernur Haji Bastari kembali menuai keluhan warga.

Tumpukan sampah yang menggunung menimbulkan aroma tidak sedap, membuat lingkungan terlihat kumuh, serta mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Pantauan PALTV di lapangan, Senin (12/01/2026), menunjukkan sampah rumah tangga bercampur berbagai jenis limbah menumpuk di pinggir jalan.

Kondisi tersebut tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi warga yang melintas maupun beraktivitas di sekitar TPS liar tersebut.


Pantauan PALTV di lapangan, Senin (12/01/2026), menunjukkan sampah rumah tangga bercampur berbagai jenis limbah menumpuk di pinggir jalan.--Foto : M. Aidil - PALTV

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Ikuti Apel Bersama, Menko Kumham Imipas Tegaskan Pentingnya Kesiapan Aparatur

BACA JUGA:Kajati Sumsel Lantik Sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri, Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Salah satu warga RT 12 Kelurahan 8 Ulu, Pandu, mengaku keberadaan TPS liar tersebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Menurutnya, bau menyengat dari tumpukan sampah hampir selalu tercium, terutama pada siang hari.

Bau sampah sangat mengganggu karena lokasinya tepat di depan bengkel tempat saya bekerja. Hampir setiap hari baunya menyengat dan bikin tidak nyaman. Kami berharap TPS liar ini bisa segera dipindahkan,” ujar Pandu.


warga RT 12 Kelurahan 8 Ulu, Pandu, mengaku keberadaan TPS liar tersebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. --Foto : M. Aidil - PALTV

Keluhan juga datang dari petugas kebersihan. Damri, petugas harian lepas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang, menyebut volume sampah yang terus bertambah membuat beban kerja petugas semakin berat.

“Kalau sampahnya banyak seperti ini, kami bisa bekerja dari pagi sampai malam, bahkan kadang sampai pukul sepuluh malam. Kondisi seperti ini sudah sering terjadi,” kata Damri.

BACA JUGA:Kerap Temukan Pegawai Langgar aturan Saat Sidak, RD Ambil Langkah Tegas

BACA JUGA:Pantauan Pasar, Harga Cabai Turun di Awal Tahun 2026

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id