BACA JUGA:Ketua DPRD Ogan Ilir Pimpin Paripurna HUT Ke-22 Kabupaten Ogan Ilir
BACA JUGA:Sumarni Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Desa Lubuk Raman
Salah satu detail menarik dalam laporan tersebut, yang pertama kali diungkap oleh Apple Insider, adalah peran Samsung.
Morgan Stanley menyebut bahwa sensor 200MP untuk iPhone tahun 2028 akan dipasok oleh Samsung, meskipun Apple dan Samsung dikenal sebagai rival lama di pasar ponsel pintar.
Kemitraan ini bukan hal yang aneh, karena Samsung saat ini sudah memasok beberapa komponen penting untuk perangkat Apple.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Samsung dapat memproduksi sensor kamera ini di fasilitasnya di Austin, Texas, sejalan dengan upaya Apple untuk memperluas produksi komponen di Amerika Serikat.
Penundaan adopsi kamera 200MP ini disebut sebagian dipengaruhi oleh strategi rantai pasok.
BACA JUGA:Sumarni Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Desa Lubuk Raman
BACA JUGA:12 Program Gubernur Sumsel Masih jadi Prioritas RKPD 2027
Para peneliti Morgan Stanley meyakini bahwa Apple ingin mendiversifikasi pemasoknya agar tidak terlalu bergantung pada satu perusahaan.
Jika linimasa ini terealisasi, iPhone pertama dengan sensor 200MP akan hadir bersama model-model tahun 2028,--pixabay.com
Hal ini juga dapat menjelaskan mengapa transisi ini memakan waktu lebih lama dibandingkan beberapa prediksi sebelumnya, yang sempat menyebut kamera iPhone 200MP bisa debut sedini generasi iPhone 18.
Laporan tersebut juga menyoroti perubahan yang lebih luas dalam sumber komponen Apple di luar kamera.
Meski Sony masih menjadi pemasok utama sensor kamera iPhone dan komponen LiDAR, Apple dikabarkan sedang menjajaki mitra tambahan.
Untuk LiDAR, STMicro disebut tengah dalam pembicaraan sebagai calon pemasok, yang dapat membantu Apple mengurangi risiko dan mengelola biaya dengan lebih efektif.
BACA JUGA:Sepanjang Tahun 2025 Janda di Palembang Meningkat 3.088 Orang